MATTANEWS.CO, JAMBI – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi terus memperluas sinergi dengan sektor perbankan untuk mendorong Kekayaan Intelektual (KI) tidak hanya menjadi instrumen pelindungan hukum, tetapi juga berkembang sebagai aset produktif yang memiliki nilai ekonomi bagi pelaku usaha.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi yang dilakukan Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jambi, Diana Yuli Astuti, bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Jambi, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam pelindungan, pemanfaatan, dan pengembangan Kekayaan Intelektual, sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk mendukung pelaku usaha, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor ekonomi kreatif di Provinsi Jambi.
Dalam audiensi tersebut, dibahas pentingnya meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pelindungan KI. Langkah tersebut antara lain melalui pendaftaran merek, pencatatan hak cipta, pelindungan desain industri, serta bentuk Kekayaan Intelektual lainnya yang relevan dengan kegiatan usaha.
Diana Yuli Astuti menyampaikan bahwa paradigma terhadap Kekayaan Intelektual perlu diperluas. Menurutnya, KI tidak hanya berfungsi memberikan kepastian dan pelindungan hukum, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha.
“Pelindungan Kekayaan Intelektual dapat memperkuat identitas dan branding produk, meningkatkan kepercayaan pasar, serta membuka peluang komersialisasi. Karena itu, sinergi dengan sektor perbankan menjadi penting agar pelindungan KI dapat terhubung dengan pembinaan, pengembangan usaha, dan akses terhadap sumber daya ekonomi,” ujarnya.
Kanwil Kemenkum Jambi juga menawarkan sejumlah peluang kolaborasi bersama BSI, antara lain melalui sosialisasi dan edukasi Kekayaan Intelektual kepada UMKM binaan, fasilitasi pelindungan KI, serta pengembangan produk unggulan daerah agar memiliki identitas dan nilai tambah yang semakin kuat.
Pembahasan tersebut turut diarahkan pada upaya membangun ekosistem yang menghubungkan pelindungan Kekayaan Intelektual dengan peningkatan kapasitas UMKM, pengembangan usaha, hingga dukungan pembiayaan secara berkelanjutan.
Sinergi antara Kanwil Kemenkum Jambi dan sektor perbankan dinilai memiliki ruang yang luas untuk mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan produk sekaligus memastikan aset intelektual yang dimiliki mendapatkan pelindungan yang memadai.
Melalui audiensi tersebut, Kanwil Kemenkum Jambi dan BSI Jambi terus menjajaki bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong Kekayaan Intelektual menjadi aset produktif yang tidak hanya memberikan pelindungan hukum, tetapi juga memperkuat identitas produk, meningkatkan daya saing usaha, serta turut mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi.












