MATTANEWS.CO, JAMBI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Fungsi Hukum (Bidkum) Tahun Anggaran 2025, Selasa (29/07/2025), di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Mapolda Jambi.
Acara strategis ini diikuti oleh sekitar 200 personel dari jajaran Polres Polda Jambi, serta dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Jambi. Hadir pula sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Dr. Topo Santoso; GM Witel Sumbar Jambi, M. Iksan; serta Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio, Nikolas.
Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang hadir.
Ia menegaskan bahwa Rakernis ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan seluruh personel, terutama dalam menyikapi perkembangan teknologi dan tantangan hukum yang semakin kompleks.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang telah hadir. Kegiatan ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh peserta untuk menambah wawasan, berdiskusi, dan menggali pengetahuan langsung dari para ahli,” ujar Irjen Pol. Krisno.
Lebih jauh, Kapolda menekankan bahwa teknologi saat ini bukan lagi sekadar wacana masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari realitas yang wajib dipahami dan dikuasai oleh setiap insan Bhayangkara.
“Kita tidak lagi bicara soal kesiapan menghadapi teknologi, karena saat ini kita sudah berada di tengah arusnya. Maka seluruh satuan kerja harus mampu mengadopsi dan mengimplementasikan sistem berbasis teknologi dalam melayani masyarakat,” tegas Kapolda.
Ia juga menambahkan bahwa Rakernis gabungan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jambi untuk memperkuat pelayanan publik yang inklusif, profesional, dan responsif terhadap perubahan zaman.
“Ini bukan hanya rakernis, tapi kampanye peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna, serta pemahaman hukum yang akurat,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi peningkatan kualitas SDM Polri, khususnya di wilayah Jambi, agar lebih adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di era digital yang serba dinamis. (*)














