MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Persoalan kenakalan remaja, judi online, hingga keselamatan anak di bawah umur menjadi perhatian Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra. Ia mengajak masyarakat tidak menyerahkan seluruh persoalan tersebut kepada kepolisian, tetapi turut mengambil peran dalam membimbing dan melindungi generasi muda.
Pesan itu disampaikan Kapolres saat kegiatan Subuh Keliling bersama masyarakat di Masjid Shiratul Jannah, Kelurahan Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (24/10/2026) dini hari.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 03.56 WIB tersebut, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan ibadah bersama, melainkan membangun kedekatan, membuka ruang dialog, dan memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.
“Bukan menjadi prestasi bagi kami apabila banyak anak-anak muda yang harus berhadapan dengan polisi karena berbagai permasalahan. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Mari kita berperan aktif membimbing dan menjaga generasi muda agar memiliki masa depan yang lebih baik,” tegas Wisnu.
Pernyataan tersebut menjadi penekanan penting bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat ibadah, dan lingkungan pergaulan.
Wisnu mengingatkan, orang tua memiliki peran besar dalam mengawasi pergaulan anak, termasuk memastikan anak yang belum cukup umur tidak berkendara tanpa memenuhi ketentuan keselamatan.
“Pengawasan dan pembinaan sejak dini dinilai penting agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, “kata Wisnu.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, para pejabat utama, perwira dan personel Polres Kapuas Hulu, pengurus masjid, tokoh agama, serta jamaah. Sekitar 50 orang mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat.
Dalam sesi dialog, sejumlah jamaah menyampaikan keresahan terkait maraknya judi online yang dinilai berpotensi merusak kehidupan rumah tangga serta memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.
Jamaah juga berharap program Subuh Keliling dapat terus dilaksanakan hingga tingkat kecamatan. Selain itu, muncul keluhan mengenai dugaan tindakan pelemparan terhadap warga yang melintas di sekitar salah satu kafe di wilayah Putussibau.
Menanggapi masukan tersebut, Kapolres mengajak masyarakat untuk tidak menganggap persoalan keamanan hanya sebagai urusan polisi.
“Kepedulian warga dalam mengingatkan sesama dan melaporkan kejadian yang mencurigakan dinilai penting untuk mencegah gangguan kamtibmas berkembang lebih jauh, “ucap Kapolres.
Lanjut kata Wisnu, masyarakat juga diingatkan agar tidak terjerumus dalam praktik judi online yang dapat membawa dampak buruk terhadap kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan sosial.
Terkait keberlanjutan program, Kapolres menjelaskan bahwa Subuh Keliling telah dilaksanakan hingga tingkat Polsek.
“Program subuh keliling diharapkan menjadi sarana memperkuat komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan di lingkungannya, “tuturnya.
Kapolres turut menegaskan pentingnya kecepatan pelaporan ketika masyarakat menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
“Polri hadir untuk melayani masyarakat. Apabila menemukan permasalahan atau gangguan kamtibmas, silakan menghubungi Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh personel kepolisian,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kapuas Hulu mendorong masyarakat memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan, meningkatkan pengawasan terhadap generasi muda, serta berperan aktif mencegah judi online dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas. (*)














