Kapolres Kapuas Hulu Gelar Open House Perayaan Natal 2022 di Kota Putussibau

Kapolres AKBP France Yohanes Siregar dan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, didampingi Ny. Angeline Fremalco Fransiskus Diaan saat open house.

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kapolres Kapuas Hulu AKBP France Yohanes Siregar menggelar Open House dalam rangka Perayaan Natal 25 Desember 2022 di kediamannya. Minggu (25/12)

Hadir Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, didampingi Ny. Angeline Fremalco Fransiskus Diaan dan 3 orang anaknya. Hadir juga tamu lainnya.

Suasana keakraban Open House dalam rangka Perayaan Natal di kediaman Kapolres AKBP France Yohanes Siregar sangat terasa. Dimana antara Kapolres dengan Bupati Fransiskus Diaan sedang berbincang-bincang hangat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP France Yohanes Siregar menyampaikan selamat Merayakan Natal kepada seluruh umat Kristiani, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Semoga melalui momentum Natal ini kita terus perekat silaturahmi dan terus tingkatkan tali persaudaraan antara sesama,” ajak Kapolres.

Kapolres menyampaikan bahwa situasi dari malam menyambut Natal hingga ibadah/misa perayaan Natal hari ini berjalan aman dan lancar.

“Kami terus himbau dan ajak masyarakat agar tetap menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” pesannya.

Dalam mengamankan perayaan Natal 2022 hingga malam tahun baru 2023 mendatang kata Kapolres melibatkan 450 personil.

Bacaan Lainnya

“Untuk mengamankan Perayaan Natal, ada 450 personil yang terlibat, baik dari Aparat Kepolisian TNI dan Pemerintah Daerah, kemudian dibantu organisasi Banser dan ormas lainnya di Kabupaten Kapuas Hulu,” kata Kapolres.

Sebelumnya, Kapolres AKBP France Yohanes Siregar mengungkapkan bahwa dari hasil peninjauan ke sejumlah gereja di wilayah Putussibau tadi malam, situasi aman terkendali. Dimana untuk wilayah Putussibau ada sekitar 23 gereja yang distanbaykan anggota melakukan pengamanan saat berlangsungnya ibadah ataupun misa.

“Untuk se Kapuas Hulu itu ada sekitar 180 gereja yang menjadi fokus pengamanan kita. Jadi
kami berharap dengan kegiatan ini dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait