Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Pandemi Virus Corona (COVID-19) terus mempengaruhi perkembangan Ekonomi khususnya Kota Palembang, yang kini sudah ditetapkan sebagai zona merah.
Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang, sebanyak 1.262 Buruh dan pekerja mengalami PHK serta di rumahkan.
Ramlianto, perwakilan KASBI dan Serikat Buruh Sriwijaya (SB SRI) menyampaikan keprihatinan terhadap situasi tersebut. Menurutnya dari data PHK dan di rumahkannya buruh itu, jelas para buruh yang terdampak tidak ada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.
“Pemerintah pusat sudah mempunyai program kartu pra kerja, untuk tenaga kerja dan buruh yang tidak lagi bekerja. Namun program itu belum berjalan dan belum memberikan manfaat bagi tenaga kerja dan buruh itu sendiri pada saat sekarang,” katanya, Rabu (22/04/2020).
Untuk itu pihaknya berharap pemerintah daerah dan semua jajaran, bisa memberikan perhatian dalam bentuk bantuan langsung seperti sembako atau yang lainnya terhadap buruh dan tenaga kerja yang ikut terdampak akibat covid-19 ini.
“Setidaknya bantuan itu bisa membantu teman-teman yang sedang di rumahkan, maupun yang di PHK untuk menghidupi keluarganya apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan,” harapnya.
Lanjutnya, dari pantauan pihaknya hingga saat ini belum ada bentuk bantuan yang diberikan kepada buruh dan pekerja yang terdampak PHK atau di rumahkan.
“Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Buruh Sedunia (Mayday), momentum dimana pemerintah dan jajaran lain sangat peduli dengan nasib kaum buruh yang terdampak penyebaran Virus Covid-19 khususnya di Sumsel,” pungkasnya.
Editor : APP














