[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS CO, PALEMBANG – Kasrem 044/Gapo, Kolonel Inf Grandy Mangiwa mengikuti apel kesiapsiagaan personel dan peralatan banjir dan tanah longsor tahun 2021, di Lapangan Venue Menembak Danau Jakabaring Sport City, Selasa (16/11/2021)
Gubernur Sumsel, H Herman Deru menjelaskan, kondisi geografis Sumatera Selatan dengan dataran tinggi (Pegunungan) dibagian Barat, seperti Pagaralam, Lahat, Muara Enim dan OKU Selatan, berpotensi terjadinya peristiwa alam, tanah longsor, banjir bandang dan angin puting beliung.
“Sementara di bagian timur yang merupakan dataran rendah dan perairan, seperti Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Palembang, mempunyai potensi terjadinya banjir, akibat luapan air sungai dan menimbulkan genangan yang dipengaruhi oleh musim hujan dan pasang air laut, selain itu juga pada daerah yang lebih terbuka dapat terjadi angin puting beliung,” terangnya.
Lebih lanjut, Gubernur mengatakan, semua rangkaian peristiwa alam tersebut, merupakan peristiwa alam biasa yang bisa saja terjadi.
“Namun dampak dari peristiwa alam tersebut, menjadi masalah atau menjadi bencana, seperti merobohkan rumah, merusak sarana prasarana dan fasilitas masyarakat yang ada atau bahkan menimbulkan korban jiwa, baik luka-luka atau bahkan meninggal dunia,” ujarnya.
Sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana, saat ini dilaksanakan apel kesiapsiagaan personil dan peralatan banjir dan tanah longsor di Sumatera Selatan.
“Dengan kesiapan tersebut, tentunya kita akan lebih siap dan lebih cepat untuk mengantisipasi kejadian maupun dampaknya, baik kerusakan sarana prasarana maupun korban jiwa, untuk itu saya sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini,” jelas Gubernur.
Gubernur berharap, para personil penanggulangan bencana selalu siap dan peralatan penanggulangan juga dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara maksimal dalam pelaksanaan penanggulangan bencana.
“Kepada para peserta apel, jadikan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada Negara dengan komitmen untuk melindungi masyarakat dari bencana dan sebagai ibadah untuk menolong kepada sesama khususnya kepada yang sedang tertimpa musibah bencana,” tukas Gubernur.
Turut hadir dalam kegiatan apel tersebut, Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Budi Setiawab SI K, Kalaksa BNPB Sumsel, H Iriansyah, S Sos, Kepala Basarnas Sumsel, Hery Marantika SH, Aster Kasdam II/Swj, Kolonel Arh Fithrizal Setiawan S Sos, Kasipers Kasrem 044/Gapo, Kolonel Inf Hary Widjajanto, S Sos, Dansat Brimoda Sumsel, Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto, S IK, Kepala Pengadilan Agama Palembang, Drs H Endang Ali Ma’sum, Seluruh Kepala BPBD Kab/Kota Se-Sumsel, Seluruh Kepala Basarnas Kab/Kota Se-Sumsel, Ketua DPRD Prov, Hj R A Anita Noeringhati SH MH, Direktur Utama PT Pusri, Wahyudi Saleh, Deirektur PT BA, Direktur Bank Sumsel Babel.














