HUKUM & KRIMINALPEMERINTAHANTNI DAN POLRI

Kasus Pemukulan Dokter Muda, Rumah Pribadi Orang Tua Lady Aurellia Pramesti Pernah Digerebek Polisi

×

Kasus Pemukulan Dokter Muda, Rumah Pribadi Orang Tua Lady Aurellia Pramesti Pernah Digerebek Polisi

Sebarkan artikel ini
Kediaman pribadi orang tua dari, Lady Aurellia Pramesti.

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Efek Bola Salju dari kasus pemukulan dan penganiayaan dokter koas di Palembang, setelah penetapan tersangka terhadap sopir dan akan dilakukan pemanggilan terhadap Lady Aurellia Pramesti serta orang tuanya, kini Netizen menguliti keluarga Lady Aurellia Pramesti seperti rumah keluarganya yang ternyata pernah ada penggerebekan narkoba, Minggu (15/12/2024).

Dari pantauan awak media Mattanews.co, rumah tersebut terletak di Jalan Supeno, RT 23, RW O8, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang ini, sedang dalam tahap renovasi.

“Iya itu, rumahnya lagi direnovasi sekitar dua tahun lebih, sebelumnya itu rumah pribadi dan tempat usaha, rumah ini milik pak Dedy Mandarsyah dan Sri Meiliana,” ujar Firmansyah selaku Ketua RT 23, RW O8 kepada Mattanews.co.

Keluarga ini masih suka interaksi dengan warga sekitar, apalagi kegiatan antara tetangga masih turut hadir. “Iya suka datang, tapi jarang kalau ibunya, tapi kalau bapaknya suka datang, apalagi rumahnya pernah terjadi pencurian, ada juga sekitar sini pernah kebakaran bapak itu ada,” tambahnya.

Selain itu, Firmansyah mengatakan, di rumah itu pernah ada kegaduhan yang ternyata penggerebekan polisi terkait kasus narkoba.

“Semenjak bapak jadi pejabat ya kurang konek lagi sekarang, selain itu pernah ada penggerebekan narkoba, sepertinya Polrestabes yang gerebek, kejadiannya sebelum renovasi rumah ini, sebelum Covid sekitar 2020, tapi yang pasti itulah rumah pak Dedy dan ibu Sri,” tuturnya.

Viralnya kasus dokter koas ini, Firmansyah mengatakan ia sudah tahu dan ia juga membenarkan, anak semata wayang Dedy dan Sri yang bernama Lady Aurellia Pramesti kuliah kedokteran.

“Mereka cuma punya satu anak semata wayang, cewek yang kuliah kedokteran dan terdaftar dengan nama Lady Aurellia Pramesti, saat pemilihan serentak kemarin juga kami kirim undangan ke TPS dan memang hadir beserta keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo mengatakan, jika semua sudah lengkap bakal memeriksa orang tua dan anaknya, terkait kasus pemukulan dokter muda ini.

“Kami masih melakukan pengembangan dan mengumpulkan alat bukti lainnya apakah ada keterlibatan majikan pelaku karena untuk menetapkan tersangka penyidik harus memiliki minimal dua alat bukti, kalau memang nanti ditemukan alat bukti yang mengarah kepada majikan pelaku dipastikan akan dijadikan tersangka juga,” tandasnya.