NUSANTARAPOLITIK

Kasus PMK di Kapuas Hulu Nihil, Pemerintah: Waspada

×

Kasus PMK di Kapuas Hulu Nihil, Pemerintah: Waspada

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu Maryatiningsih mengungkapkan, hingga saat ini di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) tidak ada terdeteksi hewan yang tertular oleh Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Namun demikian, Maryatiningsih menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan Surat Edaran Bupati, kepada Camat, Kades maupun Lurah. Guna meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penularan PMK.

“Untuk kasus PMK memang belum ada di Kapuas Hulu, tpi kita perlu waspada. Maka kita juga sudah menyurati setiap Mantri Tani se Kapuas Hulu. Koordinasi dengan Polres juga,” kata Maryatiningsih.

Selain itu, untuk meneruskan informasi-nformasi terkini tentang kewaspadaan terhadap munculnya PMK di daerah. Ningsih mengungkapkan pihaknya sudah menerima Surat Edaran dari Ditjen Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kementan dan surat dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar. Terkait Peningkatan Kewaspadaan terhadap PMK.

“Kita melalui group WA (WhatsApp) juga sudah menghimbau terkait PMK kepada para Penyuluh Pertanian se Kapuas Hulu. Kemudian petugas Inseminator dan PKB di group SIKOMANDAN Sapi Kerbau komoditas andalan Negeri dan petugas pelapor desa PELSA yang tergabung di group ISIKHNAS,” papar Ningsi (sapaan akrabnya).

Saat ini sambung Ningsih, sedang dipersiapkan juga proses pembuatan poster atau leaflet, draf SK Bupati tentang penunjukan dokter hewan berwenang dan draf SK Bupati tentang Pejabat Otoritas Veteriner di Kabupaten Kapuas Hulu.

Menurutnya, PMK bukan zoonosis, dan tidak menular ke manusia. Disampaikannya lagi, bahwa untuk peternak atau pelaku usaha, melalui petugas PPL, petugas inseminator dan PKb (SIKOMANDAN) ,petugas pelapor desa, agar dapat menginformasikan kembali kepada peternak dan pelaku usaha di wilayah masing-masing.

“Dan segera melaporkan ke petugas kabupaten jika ditemukan ternak Sapi, Kambing, Domba atau Babi dengan gejala klinis mengarah ke PMK,” tukasnya.