NUSANTARAPOLITIK

Kawula Muda Tulungagung Apresiasi Konsep Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Ditawarkan Paslon GaBah

×

Kawula Muda Tulungagung Apresiasi Konsep Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Ditawarkan Paslon GaBah

Sebarkan artikel ini
Cawabup Tulungagung, Jawa Timur, H. Ahmad Baharudin, S.M., (Tengah) saat menghadiri Berdiskusi Mencari Ngerti, Kamis (17/10) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Memasuki kampanye hari ke-23 semua pasangan calon di kontestasi Pilkada Serentak 2024 melakukan silaturahmi maupun konsolidasi untuk meraih simpati masyarakat.

Hal itu juga dilakukan pasangan Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur masa jabatan 2024-2029, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) H. Ahmad Baharudin, S.M., yang memilki akronim Gatut-Baharudin (GaBah).

Paslon GaBah diwakili Cawabup Ahmad Baharudin menghadiri undangan Berdiskusi Mencari Ngerti di Kafe Ngaji Ngopi beralamat di Jalan Panglima Sudirman, Gang VII, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Kamis (17/10/2024) malam.

Pantauan media, kawula muda yang hadir dalam Berdiskusi Mencari Ngerti sangat mengapresiasi konsep Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif yang ditawarkan paslon GaBah.

“Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif sangat bagus sekali, semoga konsep ini bukan sekedar janji manis saja tapi harus dijalankan saat GaBah mendapatkan amanah memimpin dan membawa Tulungagung lebih baik lagi,” ucap Noval seusai menyaksikan Diskusi Mencari Ngerti di Kafe Ngaji Ngopi itu.

Mendapatkan apresiasi dari kawula muda, Cawabup Tulungagung Ahmad Baharudin berujar sebenarnya generasi milenial merupakan tulang punggung pembangunan ini seharusnya,diberikan suatu wadah agar bisa berkreasi dan berinovasi.

“Tadi saya sampaikan di segala profesi untuk anak-anak muda apa pun itu, maka akan diberikan suatu wadah sekaligus perlu adanya pembinaan secara komprehensif sehingga memilki jiwa entreprenur,” ujar Baharudin lebih akrab disapa seusai acara itu.

“Maka, konsep Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif yang kami (GaBah) tawarkan ini harus dikuatkan,” imbuhnya.

Pria menjabat Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Tulungagung ini menambahkan paslon GaBah menawarkan konsep Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif kepada kawula muda saat Berdiskusi Mencari Ngerti yang dimoderatori Anwar IIsbanison.

“Hilirisasi merupakan tahap pengolahan produk dari bahan mentah menjadi barang yang memiliki nilai lebih tinggi dan siap dijual kepada konsumen akhir. Adapun untuk proses ini melibatkan pemrosesan, pengemasan, distribusi, dan penjualan produk,” tambahnya.

“Sedangkan untuk Ekonomi kreatif itu sendiri suatu proses ekonomi yang termasuk kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa di dalamnya yang membutuhkan gagasan dan ide kreatif serta kemampuan intelektual dalam membangunnya,” tandasnya.

Di tempat sama, Abrori salah satu Tim Sukses Paslon GaBah mengatakan hal serupa, bahwasanya bagian dari konsep Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif pihaknya akan membangun fasilitas berupa Milenial Job Centre untuk kawula muda.

“Jadi begini, anak-anak muda yang memiliki jiwa entrepreneur, kita akan wadahi yang mana nanti akan klasifikasi sejauh mana mereka dalam berkreasi memanfaatkan fasilitas dari pemerintah menjadi pusat entreprenur di Kabupaten Tulungagung,” jelasnya.

“Milenial Job Centre ini akan kita gabungkan dengan market place, bagaimana nanti perusahaan di Tulungagung bisa membuka lowongan kerja disitu sehingga anak-anak muda semakin paham adanya sebuah market place,” imbuhnya.

Lebih lanjut Abrori menjelaskan ia menyadari Kabupaten Tulungagung merupakan wilayah sangat strategis karena sudah dibangunnya jalur lintas selatan (JLS) dimana saat ini sangat signifikan perkembangan percepatannya.
Nanti, kata dia, pada 2025 di Tulungagung akan dibangun jalan tol. Selain itu juga ada proyek strategis nasional yakni pembangunan jalan selingkar wilis.

“Melihat perkembangan Tulungagung kedepan akan lebih maju, sangat disayangkan kalau anak-anak muda ini tidak memanfaatkan secara cepat,” terangnya.

“Maka, dengan ngolah pikiran (Ngopi) membuat desain konstruksi ekonomi kedepan sehingga anak muda di Tulungagung tidak akan ketinggalan, nanti silakan ditagih kepada Bupati dan Wakil Bupati (GaBah) jika diberikan amanah memimpin Tulungagung,” sambungnya.

“Kami nanti akan membuat Milenial Entrepreneur Centre seperti saat ini di Provinsi Jawa timur sudah dikembangkan nanti kita akan berjalan bersama sisi profesi bergerak di bidang kewirausahaan, maka saya sangat mengapresiasi ngaji ngopi ini yang semuanya merupakan inisiasi dari kawula muda,” pungkasnya.