MATTANEWS.CO, OGAN KOMERING ILIR — Akhirnya, Iwan (35), serang Speedboat, yang tenggelam di Sungai Komering, Desa Sukaraja Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi ‘ngambang’. Korban dibawa ke rumah sakit terdekat, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan, Senin (24/3/2026).
Korban ditemukan warga mengapung di pinggiran sungai, tepatnya di Desa Sejangko, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (23/3/2026), sekitar pukul 10.30 WIB.
“Benar, korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kini korban sudah dibawa keluarganya ke rumah duka, untuk disemayamkan,” ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, melalui Datim SAR Gabungan, Yopi Sandi kepada awak media.
Dirinya menjelaskan, korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi mengapung.
“Tahunya dari warga yang melihat mengapung, sekitar radius 33 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Raymond mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, relawan, maupun masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi kami nyatakan ditutup,” tuturnya.
Raymond mengimbau kepada masyarakat, agar selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas, khususnya di perairan.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam, akibat kecelakaan speedboat di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Diketahui korban bernama Iwan (35), laki-laki, merupakan pengemudi (serang) speedboat, Minggu (22/3/2026).
Peristiwa naas itu terjadi saat speedboat yang ditumpanginya tiga penumpang, termasuk serang, berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin, menuju Kayuagung, Kabupaten OKI, Sabtu (21/3/2026). Karena derasnya arus sungai membuat speadboad terbalik dan naas serang tenggelam hanyut terbawa arus sungai.














