MATTANEWS.CO, MUARA ENIM – Setelah kejar-kejaran dengan Polisi, Reno Saputra (32) warga Dusun II Desa Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim, akhirnya ditemukan ‘ngambang’ di Sungai Lematang. Tak buang waktu, Tim SAR gabungan langsung evakuasi korban ke rumah duka, Sabtu (20/12/2025).
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, S.E melalui Dantim SAR Gabungan, Okirianto saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.
“Benar sekitar pukul 07.10 WIB korban kita temukan dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Dikatakan Okirianto, kantor SAR Palembang selaku Koordinator dalam pelaksanaan Operasi SAR melakukan pencarian korban dengan cara membagi dua kelompok.
“Tim SAR Gabungan menjadi dua Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 dan SRU 2 tersebut melakukan pencarian, dengan cara menyisir sisi kanan dan sisi kiri aliran Sungai Lematang kearah tenggara dengan menggunakan perahu karet sejauh 10 Km² dan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Okirianto menambahkan, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, puncaknya korban ditemukan dalam posisi mengapung atau mengambang di pinggir sungai.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, tepatnya di Desa Belimbing atau sekitar radius 3 KM dari lokasi awal kejadian, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” urainya.
Okirianto menjelaskan, dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
“Semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tandasnya.
Kejadian naas menimpa korban ini berawal, korban bersama dua rekannya mencoba menghindari Polisi. Sempat terjadi kejar-kejaran, korban dan rekannya itu memilih teriun ke Sungai Lematang pada Kamis (18/12/25) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dua orang rekan korban berhasil selamat, naas bagi korban, tubuhnya terseret derasnya arus sungai hingga membuatnya tenggelam.














