Kejari Palembang akan Lakukan Pemanggilan Terhadap Selebgram Al Naura Karima Secara Persuasif

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Berdasarkan putusan Kasasi Al Naura Karima Pramesti (30), selebgram asal Kota Palembang yang tersandung kasus dugaan penipuan berkedok investasi, akhirnya harus menerima kenyataan pahit setelah Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman selama dua tahun terhadap dirinya, yang mana sebelumnya Pengadilan Tinggi (PT) Palembang menjatuhkan vonis bebas terhadap Al Naura Karima.

Saat diwawancarai Fandie Hasibuan selaku Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Palembang mengatakan, pada Rabu 7 Desember 2022 yang lalu penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang telah menerima rillis terhadap putusan Kasasi untuk terdakwa Al Naura Karima.

“Yang mana dalam putusannya terdakwa Al Naura Karima di pidana penjara selama dua tahun atas kasus dugaan penipuan,” ungkap Fandie.

Pihak Kejari Palembang menetapkan dan masa penahanan terhadap terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, atas putusan tersebut Penuntut Umum setelah menerima rillis berdasarkan putusan Kasasi tersebut, pihaknya telah melakukan pemanggilan pertama secara persuasif terhadap terdakwa Al Naura Karima, yang mana berkas pemanggilan langsung diterima oleh keluarga terdakwa.

“Pemanggilan pertama untuk terdakwa Al Naura Karima dijadwalkan pada hari ini Kamis (15/12/2022) dan kita tunggu sampai pukul 16.00 WIB kemarin dan ternyata tidak datang, maka Penuntut Umum akan melakukan panggilan yang kedua dan kita melakukan pemanggilan secara persuasif,” ungkapnya.

Penuntut Umum dalam menangani perkara ini akan melakukan pemanggilan terhadap terdakwa Al Naura karima sebanyak tiga kali, apabila pada pemanggilan ke tiga yang bersangkutan tidak mengindahkan, Penuntut Umum akan melakukan langkah hukum yaitu melakukan penangkapan terhadap terdakwa untuk menjalani sisa masa hukuman yang sudah di putus Kasasi.

“Karena Kejaksaan merupakan eksekutor kriminal sesuai dengan aturan KUHP yang berlaku, untuk keberadaan terdakwa sendiri belum kita pastikan apakah berada di Palembang atau berada di wilayah Sumsel lain dan apabila setelah pemanggilan yang ketiga yang bersangkutan tidak mengindahkan kita akan mengambil langkah hukum yaitu melakukan penangkapan terhadap terdakwa Al Naura karima,” pungkas Fandie.

Print Friendly, PDF & Email

Bacaan Lainnya
Bagikan :

Pos terkait