Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Dana Kelurahan Sako sepenuhnya diperuntukkan untuk pembangunan Bank sampah. Guna mengatasi masalah sampah pihaknya Kelurahan Sako bakal konsisten untuk mengelola lingkungan menjadi bersih.
“Tahun 2019 ini sepenuhnya dana Kelurahan di bangunkan Bank sampah. Bahkan pada tahun 2020 nanti dana Kelurahan akan kembali digelontorkan untuk pembangunan Bank sampah kembali,” kata Lurah Sako Adeli saat ditemui dikantornya Senin (25/11/2019).
Ia berkata, anggaran dana Kelurahan di bangunkan Bank sampah sebanyak Rp 350 juta. Serta mendapatkan tambahan dana dari APBD Kota sebesar Rp 500 juta juga untuk Bank sampah. Jadi ada sebanyak Rp 850juta dana tahun ini untuk pembangunan Bank sampah. Tapi karena lokasi lahan yang akan ditimbun membutuhkan dana cukup besar. Makanya pada tahun 2020 nanti pembangunan Bank sampah masih membutuhkan dana lagi.
“Sebelumnya dana Kelurahan sebagian akan dibangunkan jalan. Tapi belum bisa karena dana masih sedikit. Jadi semua dana dibangunkan Bank sampah,” ulasnya.
Sementara itu, Lurah Ten Ramanda ST melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PMK), Fenny Haryanti SIP Kelurahan Srimulya mengatakan, Dana Kelurahan digunakan untuk pembangunan bank sampah Rp300juta. Sedangkan sisanya digunakan untuk makanan tambahan.
Lebih jauh ia berkata untuk pengerjaan fisik Bank sampah sudah mencapai 75% persen. Kemungkinan beberapa bulan lagi sudah selesai pembangunannya.
“Dana Kelurahan hanya diperuntukkan untuk pembangunan Bank sampah dan juga posyandu. Dalam pengerjaannya dilakukan oleh pihak ketiga. Dimana dalam hal ini Lurah berkoordinasi dengan Kecamatan mengambil pihak ketiga ,” kata dia.
Editor : Anang














