MATTANEWS.CO, KARAWANG – Calon Jamaah Haji (CJH) di Karawang, Jawa Barat (Jabar) menyambuat gembira pernyataan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang membuka kembali pintu kedatangan jemaah asing dari seluruh dunia untuk ibadah haji 2022.
Namun, keberangkatan CJH tahun 2022 masih menunggu kepastian berapa jumlah kuota haji yang diberikan bagi Indonesia.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karawang, Moh. Azizi H. A mengatakan, terkait pemberangkatan hingga saat ini belum bisa dipastikan karena belum ada pengumuman resmi dari pemerintah.
“Pemerintah Indonesia masih menunggu konfirmasi dari Kerajaan Arab Saudi, hasil pertemuan Menteri Agama RI dengan Menteri Haji Arab Saudi baru sebatas rencana akan membuka kuota haji di luar penduduk Arab Saudi,” katanya, Jumat (25/3/2022).
Lanjutnya, untuk paspor haji memang sudah ada edaran terkait dokumentasi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jabar, bagi yang pelimpahan belum punya paspor diberi informasi untuk pembuatan paspor.
“Paspor yang habis masa waktu, kami laporkan ke Kantor Imigrasi Karawang, terkait vaksin baru sebatas informasi harus ada vaksin dari dinas kesehatan,” bebernya.
Diungkapkannya, kuota haji Kabupaten Karawang setiap tahun normalnya 2.165 orang, namun sekarang belum bisa dipastikan karena belum ada kejelasan berapa persen kuota.
“Kami harap CJH yang diberangkatkan tahun ini adalah kuota 2020, semoga kuota tahun ini bisa 100 persen agar tidak menambah panjang antrean keberangkatan haji,” pungkasnya. (*)














