BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHANPENDIDIKAN

Kemendikdasmen RI Revitalisasi Pendidikan untuk 45 Sekolah di Sidoarjo, Kucurkan Lebih Rp45 Miliar

×

Kemendikdasmen RI Revitalisasi Pendidikan untuk 45 Sekolah di Sidoarjo, Kucurkan Lebih Rp45 Miliar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Sebanyak 45 sekolah di Kabupaten Sidoarjo menerima bantuan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat. Program ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA, sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga menyalurkan Program Digitalisasi Sekolah. Di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard) telah didistribusikan ke berbagai sekolah guna mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Peresmian program tersebut dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, pada Selasa (14/4/2026) di Aula SMP Negeri 4 Sidoarjo. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Sidoarjo yang telah mendukung program revitalisasi dan digitalisasi yang alhamdulillah telah terlaksana 100 persen,” ujarnya.

Secara nasional, terdapat 16.167 satuan pendidikan yang menerima program revitalisasi dengan total 45 sekolah berada di Kabupaten Sidoarjo. Nilai bantuan yang digelontorkan di daerah ini mencapai lebih dari Rp45 miliar.

Sementara itu, untuk Program Digitalisasi Sekolah, lebih dari 608 ribu unit IFP telah disalurkan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, dengan 1.577 unit di antaranya diterima oleh sekolah-sekolah di Sidoarjo.
Abdul Mu’ti berharap seluruh bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap sarana yang sudah dialokasikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kualitas pembelajaran dan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Kemendikdasmen telah mengalokasikan revitalisasi untuk lebih dari 11.400 satuan pendidikan, dengan rencana tambahan hingga 60 ribu satuan pendidikan sesuai arahan Presiden.

“Insyaallah, sesuai dengan komitmen Bapak Presiden, tahun ini ada tambahan untuk 60 ribu satuan pendidikan yang akan direvitalisasi,” tambahnya.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan terhadap dunia pendidikan di daerahnya.

“Izinkan saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 29 sekolah di bawah kewenangan Pemkab Sidoarjo telah menerima bantuan revitalisasi, terdiri dari 2 TK, 24 SD, dan 3 SMP, dengan total anggaran mencapai Rp20,3 miliar.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga menunjukkan komitmen melalui alokasi anggaran rehabilitasi sekolah sebesar Rp79,5 miliar pada 2025. Pembangunan juga dilakukan pada SMPN 2 Tulangan dengan anggaran Rp8,1 miliar serta SMPN 2 Prambon sebesar Rp7,1 miliar.

Untuk tahun 2026, Pemkab Sidoarjo kembali mengalokasikan anggaran rehabilitasi sekolah sebesar Rp40,6 miliar.

Mimik berharap program revitalisasi ini dapat terus berlanjut dengan jumlah penerima manfaat yang semakin meningkat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami berkomitmen memastikan pelaksanaan program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Program revitalisasi dan digitalisasi ini diharapkan mampu mencetak generasi Sidoarjo yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.