MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Dr. Slamet Sunarto, M.Si., menyebut Car Free Day merupakan sebuah event (Kegiatan_red) mingguan yang sedikit banyak dapat memacu akselerasi perputaran ekonomi, Minggu (4/8/2024).
Menurut Slamet, kegiatan Car Free Day yang digelar berpusat di dekat Taman Nol Kilometer Kabupaten Tulungagung (Bundaran TT) menjadi surganya bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pasalnya, di sepanjang jalan baik dari arah selatan, timur, maupun barat berjajar rapi stand UMKM yang menawarkan berbagai macam produk makanan dan minuman maupun kerajinan.
“Jadi begini, Car Free Day dengan tatanan baru ini masuk minggu ke-3. Melihat dari perkembangannya sangat signifikan sekali, hal itu dapat terlihat dari perputaran uang yang ada. Kami perkirakan 250 ribu rupiah sampai 300 juta rupiah per 3 jam. Sehingga hal ini sangat positif dan perlu kita suport bersama dengan kerja kolaborasi artinya ada beberapa teman-teman untuk diajak bergabung untuk menyukseskan Car Free Day,” ppar Slamet.
Slamet menambahkan kegiatan Car Free Day masuk minggu ke-3 ia mengakui berjalan dengan sukses sehingga membuat para pelaku UMKM menjadi tersenyum.
“Meskipun sudah berjalan sukses, setiap hari Kamis itu kami selalu melakukan evaluasi, bahkan untuk kedepan pantia juga akan menggandeng pihak Perbankan,” ujarnya.
Lebih lanjut Slamet menjelaskan kehadiran UMKM turut meramaikan kegiatan Car Free Day sangat berguna sekali untuk
meningkatkan ekonomi warga lokal Tulungagung.
Berdasarkan data, sambung dia, ada 581 pelaku UMKM yang berpartisipasi dengan berbagai kegiatan.
“Pengunjung yang datang berasal dari berbagai daerah, menjadikan Car Free Day sebagai sarana promosi yang efektif bagi pelaku UMKM. Dari antusias pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi sehingga laporan dari panitia masih ada daftar cadangan yang mau masuk, sehingga teman-teman eksekutor (Panitia) sangat kewalahan untuk menampungnya karena kondisi area sudah mendekati optimal. Kami berharap kegiatan Car Free Day ini merupakan sesuatu kegiatan positif dan harus kita dukung bersama sehingga sedikit banyak memacu akselerasi perputaran ekonomi yang ada di kabupaten Tulungagung,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM yang enggan disebutkan namanya, mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan Usaga Mikro Kabupaten Tulungagung dengan menggelar Car Free Day tatanan baru ini membawa berkah.
“Alhamdulillah saya buka stand jual jeruk peras mulai pukul 06.00 sebelum pukul 09.00 WIB sudah habis. Per 2 jam buka lapak itu saya meraup 800 ribu rupiah. Maturnuwun (Terima kasih) Dinas Koperasi dah Usaha Mikro Tulungagung, semoga ke depan kegiatan Car Free Day semakin sukses lagi sehingga membuat pelaku usaha menjadi tersenyum,” tukasnya.














