MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dianggap meresahkan, karena kerap mengancam warga dengan senjata tajam (sajam), diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) diamankan petugas kepolisian, dari Jalan Kolonel Sulaiman Amin, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, Selasa (27/5/2025).
Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andrian mengatakan, saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang ODGJ yang meresahkan dan terancam sambil membawa parang, anggotanya langsung turun ke lokasi kejadian.
“Dia sudah meresahkan dan mengancam warga yang berjualan disekitar lokasi kejadian. Lebih parahnya, ODGJ tersebut juga mengibaskan parang tersebut kepada pengendara yang lawat,” ujar Alex.
Dikatakan Alex, tidak ada korban jiwa maupun luka atas ulah ODGJ tersebut.
“Beruntung tidak ada korban, yang bersangkutan sudah diamankan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial kota Palembang, selanjutnya yang bersangkutan akan dilakukan pembinaan,” katanya.
Sementara itu, Pedagang di warung nasi Pondok Berkah yang terletak disekitar tempat kejadian perkara (TKP) Wiwin Ningsih mengatakan, ODGJ tersebut sudah sangat meresahkan dan sudah mengancam keamanan warga di lokasi.
“Tiba-tiba dia sudah di depan warung mengatakan ‘chiken’ (Ayam,-red) sambil memegang parang dan mengacungkan ke saya, kadang makanan ringan yang tergantung didepan langsung diambilnya saja namun saya diamkan saja,” kata Wiwin.
Ditanya apakah ODGJ tersebut sudah lama berkeliaran di TKP, Wiwin menjelaskan sudah lama.
“Dulu tidak mengganggu hanya mengambil makanan ringan saja, ya karena ODGJ saya biarkan. Namun kali ini, dia membawa parang sehingga kami menjadi takut beruntung sudah diamankan pihak kepolisian,” pungkasnya.
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dianggap meresahkan, karena kerap mengancam warga dengan senjata tajam (sajam), diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) diamankan petugas kepolisian, dari Jalan Kolonel Sulaiman Amin, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, Selasa (27/5/2025).
Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andrian mengatakan, saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang ODGJ yang meresahkan dan terancam sambil membawa parang, anggotanya langsung turun ke lokasi kejadian.
“Dia sudah meresahkan dan mengancam warga yang berjualan disekitar lokasi kejadian. Lebih parahnya, ODGJ tersebut juga mengibaskan parang tersebut kepada pengendara yang lawat,” ujar Alex.
Dikatakan Alex, tidak ada korban jiwa maupun luka atas ulah ODGJ tersebut.
“Beruntung tidak ada korban, yang bersangkutan sudah diamankan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial kota Palembang, selanjutnya yang bersangkutan akan dilakukan pembinaan,” katanya.
Sementara itu, Pedagang di warung nasi Pondok Berkah yang terletak disekitar tempat kejadian perkara (TKP) Wiwin Ningsih mengatakan, ODGJ tersebut sudah sangat meresahkan dan sudah mengancam keamanan warga di lokasi.
“Tiba-tiba dia sudah di depan warung mengatakan ‘chiken’ (Ayam,-red) sambil memegang parang dan mengacungkan ke saya, kadang makanan ringan yang tergantung didepan langsung diambilnya saja namun saya diamkan saja,” kata Wiwin.
Ditanya apakah ODGJ tersebut sudah lama berkeliaran di TKP, Wiwin menjelaskan sudah lama.
“Dulu tidak mengganggu hanya mengambil makanan ringan saja, ya karena ODGJ saya biarkan. Namun kali ini, dia membawa parang sehingga kami menjadi takut beruntung sudah diamankan pihak kepolisian,” pungkasnya.














