[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, BANYUASIN –
Musibah banjir besar beberapa waktu lalu di Perumahan Al-Ghony Resident, KM 14 Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, kabupaten Banyuasin mengetuk hati berbagai pihak. Seperti dilakukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuasin mengunjungi warga yang terdampak banjir dan sakit manahun di Perumahan Al-Ghony.
Kunjungan sosial ini dipimpin langsung Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuasin, Rudiyanto SH dan Tim.
“Semoga dengan hadirnya kami disini, mampu meringankan sedikit beban masyarakat yang ada disini,” terang Ketua DPC PKB Banyuasin, Rudiyanto SH.

Kunjungan tim ini juga menyempatkan diri berkunjung ke rumah warga yang terinfeksi penyakit menahun.
“Kami juga memberikan bantuan untuk warga yang mengalami sakit menahun. Semoga bantuan kami ini bermanfaat dan bisa sedikit mengurangi beban mereka,” jelasnya.
Rudi mengatakan, dari musibah banjir ini, semestinya pihak pemerintah setempat serius membantu menangganinya, karena banjir ini akan terus terjadi jika tidak diperhatikan.
“Sebagai bentuk kepedulian PKB, Kami akan memperjuangkan di DPRD Kabupaten Banyuasin dan segera akan menurunkan tim untuk mempelajari situasi dan kondisi agar musibah seperti ini tidak akan terjadi lagi di wilayah sekitar Tanah Mas. Semoga secepatnya bisa terealisasi dan mendapatkan solusi,” ungkapnya
Rudiyanto juga sempat menyinggung soal penangkaran buaya yang mulai mendekati daerah permukiman penduduk.
“Sebenarnya kami sudah ingatkan dari jauh-jauh hari dan apa yang kami khawatirkan akhirnya terjadi. Banjir besar yang melanda, membuat penangkaran buaya yang berada di Desa Tanjung Sari Jebol, apalagi hingga saat ini buaya-buaya yang lepas dari penangkaran masih banyak yang belum tertangkap dan saya dengar dari pemberitaan, kejadian ini telah menelan korban, ada dua orang yang terkena gigitan buaya. Masalah ini harus menjadi perhatikan serius khusus oleh Pemerintah, baik Pemkab maupun anggota dewan, mereka harus ada penanganan yang lebih serius apalagi sudah ada dua korban dan ini harus ada solusinya,” tegasnya.














