MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan bahwa rencana pemangkasan Bukit Biru saat ini sedang dalam tahap kajian teknis.
Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu dalam rangka meninjau pembangunan ruas jalan melalui program Inpres Jalan Daerah tahun 2026.
Menurut Lasarus, kondisi Bukit Biru dinilai sudah tidak layak untuk dipertahankan seperti saat ini, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum tengah melakukan perencanaan matang sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
“Pemangkasan Bukit Biru sedang kita kaji. Kondisinya memang tidak layak untuk dipertahankan. Kita ingin membuat jalan itu benar-benar layak dan aman untuk dinikmati masyarakat. Perencanaannya kita targetkan sekitar dua bulan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional di wilayah Kapuas Hulu, yang selama ini menjadi jalur vital mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.
Selain membahas rencana pemangkasan Bukit Biru, Lasarus juga menyoroti keberadaan sejumlah jembatan Bailey di ruas jalan nasional wilayah Kapuas Hulu.
Ia memastikan bahwa seluruh jembatan Bailey akan diganti secara bertahap setiap tahun.
“Seluruh jembatan Bailey di jalan nasional wilayah Kapuas Hulu akan kita ganti secara bertahap setiap tahun. Ini komitmen kita agar infrastruktur semakin kuat dan permanen,” tegasnya.
Lasarus menambahkan, pembangunan infrastruktur di Kapuas Hulu akan terus didorong agar konektivitas antar wilayah semakin lancar dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita berkomitmen pembangunan infrastruktur di Kapuas Hulu terus kita dorong sehingga konektivitas masyarakat berjalan lancar,” pungkasnya.
Dengan berbagai program peningkatan jalan dan jembatan tersebut, diharapkan akses transportasi di wilayah perbatasan dan pedalaman Kapuas Hulu semakin aman, nyaman, dan berkelanjutan. (*)














