BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Ketua PWI Babel Datangi Kantor Ditreskrimum Polda Babel

×

Ketua PWI Babel Datangi Kantor Ditreskrimum Polda Babel

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, BABEL – Ketua terpilih Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Belitung, Mohammad Fathurrakhman atau akrab disapa Boy, mendatangi Ditreskrimum Polda Babel, untuk memenuhi undangan klarifikasi terkait kasus pemalsuan tandatangan yang dilaporkan oleh mantan sekretaris PWI Babel, Selasa (19/4/2022).

Boy tiba di gedung Ditreskrimum Polda Bangka Belitung pada pukul 10.00 WIB, dengan didampingi Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Babel terpilih, Replianto beserta puluhan anggota PWI Babel lainnya.

“Saya memenuhi undangan klarifikasi dari Krimum Polda Babel terkait adanya laporan pemalsuan tanda tangan yang dituduhkan telah dilakukan oleh Wakil Sekretaris PWI ini,” terang Boy.

Menurut Boy, laporan oleh mantan sekretaris PWI Babel ke pihak Kepolisian itu salah alamat, karena dalam tubuh PWI ada yang namanya Dewan Kehormatan.

“Menurut kami, laporan tersebut salah alamat, seharusnya urusan internal organisasi diselesaikan secara organisasi. Wakil sekretaris yang menandatangi berkas itu sudah sesuai dengan peraturan organisasi, seharusnya mantan sekretaris itu melaporkan ke Dewan Kehormatan Provinsi atau Pusat,” jelasnya.

Boy juga menambahkan, dalam pemeriksaan, penyidik menanyakan beberapa kepadanya, namun hanya pertanyaan yang bersifat umum.

“Tadi ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik, kita jawab sesuai dengan peraturan organisasi karena ini ranah internal organisasi. Ada belasan pertanyaan yang ditanyakan tadinya, masih bersifat normatif,” ungkap Boy.

Menurut Boy, wakil sekretaris melakukan tanda tangan karena sekretaris pada masanya itu tidak aktif, maka dari itu wakil sekretaris menandatangani berkasnya untuk menjalankan organisasi.

“Kalau tidak ada tanda tangannya, PWI Babel bisa terancam dibekukan, dan seluruh anggota PWI akan dirugikan karena kartunya tidak diterbitkan,” urainya.

Ketua terpilih PWI Babel sudah mengikuti seluruh proses konfirmasi dan percaya bahwa kasus ini akan ditangani secara profesional oleh penyidik.