BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Ketua TBBR Kapuas Hulu Melki Belulux Apresiasi Rekrutmen TNI AD: Putra Dayak Bertato Adat Punya Peluang

×

Ketua TBBR Kapuas Hulu Melki Belulux Apresiasi Rekrutmen TNI AD: Putra Dayak Bertato Adat Punya Peluang

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Ketua Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Kapuas Hulu, Melki Belulux, menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan rekrutmen TNI Angkatan Darat yang memberikan kesempatan bagi putra daerah Dayak, termasuk mereka yang memiliki tato adat, untuk mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI.

Menurut Melki, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi generasi muda Dayak Kapuas Hulu yang memiliki keinginan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur militer, tanpa harus merasa terhalang oleh identitas budaya yang melekat pada diri mereka.

Ia menilai, tato adat bagi sebagian masyarakat Dayak bukan sekadar gambar di tubuh, melainkan bagian dari warisan budaya, identitas, serta nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kami mengapresiasi kebijakan rekrutmen TNI AD yang memberikan ruang bagi putra daerah Dayak, termasuk yang memiliki tato adat, untuk mengikuti seleksi. Ini merupakan kesempatan bagi generasi muda Dayak untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” ujar Melki saat dikonfirmasi wartawan. Rabu (14 Oktober 2026)

Melki juga menyoroti batas usia maksimal pendaftaran yang disebut mencapai 26 tahun. Menurutnya, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh generasi muda yang memenuhi persyaratan.

Dirinya berharap informasi mengenai rekrutmen TNI AD dapat disosialisasikan secara luas hingga ke pelosok desa, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu. Dengan demikian, para pemuda yang memiliki cita-cita menjadi prajurit dapat mempersiapkan diri sejak dini.

Ia mengajak generasi muda Dayak agar tidak ragu mengejar cita-cita selama memenuhi ketentuan yang berlaku, mempersiapkan kesehatan fisik dan mental, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi secara resmi.

“Jangan sampai kesempatan ini terlewatkan karena kurangnya informasi. Putra – putri Dayak harus berani bermimpi, mempersiapkan diri, dan membuktikan kemampuan melalui proses seleksi yang berlaku,” tegasnya.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan agar semakin banyak generasi muda dari wilayah pedalaman dan perbatasan yang memiliki kesempatan berkarier di TNI AD.

Meski demikian, calon peserta tetap harus memastikan persyaratan mengenai usia, tato adat, kesehatan, administrasi, dan ketentuan lainnya sesuai dengan pengumuman resmi rekrutmen TNI AD yang berlaku.

Melki berharap kesempatan ini dapat membuka jalan bagi generasi muda Dayak untuk berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sekaligus tetap menghormati identitas dan warisan budaya leluhur, “pungkasnya mengakhiri. (*)

Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra