MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Dra. Endang Dwi Retnowati, mengajak seluruh kader PKK di tingkat kecamatan hingga desa untuk terus memperkuat peran dan kontribusinya dalam mendukung program prioritas pemerintah, terutama penurunan angka stunting dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis keluarga.
Hal itu disampaikan Endang Dwi Retnowati yang juga merupakan istri Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., dalam kegiatan Kunjungan Kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung ke Kecamatan Pagerwojo, Selasa (28/10/2025).
Dalam sambutannya, Endang menegaskan bahwa gerakan PKK adalah gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah, dengan prinsip kerja partisipatif untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
“PKK dan Posyandu harus menjadi barisan terdepan dalam pelayanan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Posyandu bukan hanya melayani kesehatan, tetapi juga berperan dalam enam bidang pelayanan dasar seperti pendidikan, sosial, dan ketertiban umum,” tegas Endang di hadapan jajaran pengurus PKK, Camat Pagerwojo, Ketua TP PKK Kecamatan, serta kader PKK desa se-Kecamatan Pagerwojo.
Prioritaskan Penurunan Stunting dan Ekonomi Keluarga
Dalam arahannya, Endang menjelaskan bahwa saat ini program prioritas PKK difokuskan pada dua isu utama yakni Penurunan angka stunting dan Penguatan ekonomi keluarga sebagai basis ketahanan sosial.
Kedua isu tersebut diterjemahkan ke dalam kegiatan empat kelompok kerja (Pokja) yang mencakup pembinaan karakter keluarga, peningkatan pendidikan dan ekonomi, penguatan ketahanan keluarga, serta kesehatan keluarga dan lingkungan.
Selain itu, Endang juga menyoroti lima program unggulan hasil Rakornas IX PKK Tahun 2024, di antaranya: PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital), GELARI PELANGI (Gerakan Literasi dan Ekonomi), AKU HATINYA PKK (Gerakan Asri, Tertib, Indah, dan Nyaman), Gerakan Keluarga Tanggap dan Tangguh Bencana, serta Modernisasi Organisasi PKK berbasis Teknologi Informasi.
“Semua program itu bertujuan untuk mewujudkan keluarga sehat, cerdas, berdaya, beriman, dan bertaqwa menuju Indonesia Maju 2025,” ujarnya.
Kader PKK Diharapkan Jadi Ujung Tombak Desa
Endang mengingatkan bahwa keberhasilan program PKK bergantung pada kader di tingkat desa dan dasa wisma.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara Camat, Ketua TP PKK Kecamatan, dan seluruh pengurus desa dalam menjalankan pembinaan dan pengawasan agar program PKK tepat sasaran.
“Kader PKK harus menjadi ujung tombak dalam menyampaikan program pemerintah hingga ke unit terkecil, yakni keluarga. Karena keluarga adalah kunci dari kemajuan masyarakat,” pesan Endang penuh semangat.
Kegiatan kunjungan kerja di Kecamatan Pagerwojo kali ini juga diisi dengan sosialisasi tentang peran kader PKK dalam penanggulangan Tuberkulosis (TB) yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Kolaborasi dan Ketulusan Jadi Kunci Keberhasilan
Menutup sambutannya, Endang menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK dan pemerintah kecamatan atas kerja sama yang telah terjalin.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat gotong royong serta mempererat silaturahmi antar-kader dan perangkat desa.
“Pertahankan dan tingkatkan pencapaian yang sudah diraih. Dengan semangat kerja sama, insyaallah Allah SWT senantiasa melindungi dan meridhoi setiap langkah kita dalam membangun keluarga dan masyarakat Tulungagung,” tutupnya tegas.














