BERITA TERKINIEKONOMI & BISNISHEADLINENUSANTARA

Kicau Mania Lintas Daerah Adu Gengsi di Mahesa Bird Contest

×

Kicau Mania Lintas Daerah Adu Gengsi di Mahesa Bird Contest

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG — Ratusan kicaumania dari berbagai daerah memadati Gantangan Denhar, Kota Malang, Minggu (13/9/2026).

Mereka ambil bagian dalam Mahesa Bird Contest bertajuk “September Ceria” yang mempertemukan penghobi burung berkicau dalam atmosfer kompetisi sekaligus silaturahmi.

Gelaran tersebut tidak hanya diikuti peserta dari Malang Raya. Sejumlah kicaumania datang dari Probolinggo, Lumajang, Bangkalan, Madura, hingga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keikutsertaan peserta lintas daerah membuat persaingan di arena semakin dinamis. Burung-burung andalan masing-masing peserta diuji untuk menampilkan kualitas suara, performa, dan konsistensi terbaik di hadapan tim juri.

Ketua Panitia Mahesa Bird Contest “September Ceria”, Wahyu Setiawan, mengatakan panitia sengaja menghadirkan konsep apresiasi yang tidak hanya berfokus pada perolehan juara.

Beragam doorprize disiapkan untuk memberikan penghargaan kepada peserta yang telah ambil bagian dalam kompetisi. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya panitia menjaga suasana perlombaan tetap meriah dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.

“Tidak hanya hadiah, panitia juga memperbanyak doorprize agar peserta yang belum berhasil menjadi juara tetap mendapatkan apresiasi dan tidak pulang dengan tangan kosong,” ujar Wahyu di sela kegiatan.

Dalam perlombaan tersebut, panitia membuka 28 kelas dengan kategori burung yang cukup populer di kalangan kicaumania. Di antaranya Anis Merah, Kacer, Murai Batu, Cucak Hijau, dan Tledekan.

Harga tiket setiap kelas ditetapkan bervariasi, mulai Rp35 ribu hingga Rp110 ribu. Sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan tambahan doorprize berupa kompor portable.

Semarak perlombaan juga diperkuat keterlibatan sejumlah komunitas burung berkicau. Di antaranya Jamtrok Malang Raya, Komunitas Tledekan Malang Raya, Anis Kembang Malang Raya, serta Komunitas Tambora.

Kehadiran komunitas dari berbagai daerah membuat gelaran tersebut tidak sekadar menjadi arena adu kualitas burung. Gantangan juga menjadi ruang bertemunya para penghobi untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus mempererat hubungan antarkicaumania.

Mahesa Bird Contest melalui “September Ceria” menegaskan bahwa kompetisi burung berkicau memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar perebutan gelar juara. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan silaturahmi menjadi bagian penting dalam menjaga geliat komunitas kicaumania di berbagai daerah.

Dengan antusiasme peserta yang datang dari lintas wilayah, gelaran tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hobi burung berkicau masih memiliki basis komunitas yang kuat dan mampu mempertemukan penghobi dari berbagai penjuru daerah dalam satu arena.

Penulis: M Solikin
Editor: Selfy