Reporter : Fitrah
Maluku,Mattanews.co – Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, sudah menggelar pertemuan dengan Pengurus Pimpinan Anak Cabang PAC Se-Kabupaten Seram Bagian Barat, pada hari Jumat (29/11/2019).
Pertemuan dilakukan di Desa Kamal Kecamatan Kairatu Barat Kabupaten SBB itu, bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan membahas masalah internal di GP Ansor SBB.
Wakil Ketua PC GP Ansor SBB Abdullah Payapo mengatakan, masalah yang dibahas yaitu kabar pemberhentian Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten SBB Sahabat La Maarup Tomia beserta pengurus.
“Pemberhentian itu dilakukan secara sepihak. Kita juga membahas terkait dengan Konferensi Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten SBB yang dilaksanakan di Resort Pulau Osi,” katanya, Sabtu (30/11/2019).
Hasil pertemuan berkesimpulan bahwa Sahabat La Maarup Tomia Ketua PAC GP Ansor SBB diminta untuk bersikap terkait dengan masalah internal ini. Pasca kabar pemberhentian tersebut, Sahabat La Maarup Tomia masih menjalankan tugasnya sebagai Ketua PC GP Ansor SBB.
Padahal, Surat Keputusan (SK) sebagai ketua aktif hanya sampai tanggal 24 Oktober 2019 dan belum ada surat pemberhentian secara resmi.
“Kita saat mendengar kabar tersebut, meminta Sahabat La Maarup Tomia , untuk melakukan klarifikasi dan perlawanan ke pimpinan wilayah GP Ansor Maluku.
Sementara itu ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kairatu Barat Imam Baidowi mengungkapkan, mereka tidak bisa menerima pimpinan cabang GP Ansor SBB diperlakukan seperti itu,
“Ini sebuah pendzaliman yang sudah dilakukan oleh pimpinan cabang GP Ansor SBB. Mekanisme dalam tradisi NU tidak diajarkan seperti itu, main copot-copotan seperti itu . Intinya hasil pertemuan tadi kita meminta dia untuk segera bertindak dan tidak boleh diam dengan hal ini,” katanya.
Terlebih Sahabat La Maarup Tomia tidak mendapat surat pemberhentian atau sejenisnya. Terkait dengan konferensi cabang di resort Pulau Osi juga, mereka akan menunggu arahan lebih lanjut.
Editor : Nefri














