BERITA TERKININUSANTARAPENDIDIKAN

KKN Reguler I Universitas Andalas Sosialisasikan Edukasi Anti-Bullying di SMPN 2 Rambatan

×

KKN Reguler I Universitas Andalas Sosialisasikan Edukasi Anti-Bullying di SMPN 2 Rambatan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler I Universitas Andalas Padang yang melaksanakan pengabdian di Nagari Simawang tahun 2026 menggelar sosialisasi dan edukasi anti-bullying bagi siswa dan siswi SMP Negeri 2 Rambatan, Jumat (7/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan membuka ruang edukasi bagi pelajar terkait bahaya perundungan (bullying) yang belakangan kian marak terjadi di lingkungan sekolah. Melalui program kerja tersebut, mahasiswa KKN Universitas Andalas berupaya menanamkan nilai-nilai perilaku sehat, saling menghargai, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, berinisial MW, mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima keluhan dari cucunya yang mengaku sering menjadi korban perundungan di sekolah.

“Kami sebagai wali murid sering mendapat laporan dari cucu kami bahwa ia kerap mengalami perundungan dari teman-temannya di sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Rambatan, Defi Warman, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap program edukasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

“Sebagai kepala sekolah, kami berharap program yang dilakukan mahasiswa KKN ini benar-benar dapat membantu siswa dan siswi kami, serta menciptakan kenyamanan di lingkungan sekolah,” tutur Defi Warman.

Perwakilan mahasiswa KKN Universitas Andalas, Maharani dan Faathir Tora Ugraha, menegaskan komitmen mereka untuk memastikan program anti-bullying yang dijalankan dapat memberikan dampak positif bagi siswa.

“Kami dari mahasiswa KKN Universitas Andalas Padang melalui program ini akan berupaya semaksimal mungkin membantu, agar praktik bullying atau perundungan tidak lagi terjadi di sekolah,” pungkasnya.