MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Komitmen membangkitkan prestasi olahraga daerah ditegaskan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Tulungagung masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan dalam prosesi khidmat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (23/12/2025) malam. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara tegas memasang target ambisius tembus 10 besar pada Porprov 2027.
Bupati Gatut Sunu menegaskan, kepengurusan baru KONI harus menjadi motor penggerak kebangkitan olahraga daerah. Menurutnya, capaian prestasi Tulungagung di tingkat provinsi masih membutuhkan lompatan besar melalui kerja terstruktur, profesional, dan berkelanjutan.
“Prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan. Dibutuhkan pembinaan jangka panjang, pemetaan cabang olahraga unggulan yang objektif, serta manajemen yang akuntabel agar target 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027 bisa tercapai,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Ia menekankan, KONI tidak boleh dikelola secara biasa-biasa saja. Tata kelola harus profesional dengan program pembinaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Tulungagung, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi anggaran maupun fasilitas penunjang.
“Anggaran akan terus dievaluasi. Tidak menutup kemungkinan adanya penambahan sepanjang dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan transparan,” ujarnya, sembari berharap amanah kepengurusan baru dijalankan secara maksimal demi kemajuan olahraga Tulungagung.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tulungagung Agus Santosa, S.H., menyatakan siap menjawab kepercayaan tersebut dengan kerja nyata. Ia menegaskan bahwa olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga menyangkut citra daerah dan komitmen bersama.
“Kami berkomitmen bekerja secara konkret. Fokus utama adalah pembinaan atlet agar mampu meraih prestasi gemilang, didukung peningkatan kualitas pelatih serta penyediaan fasilitas yang layak melalui kolaborasi dengan Pemkab dan masyarakat,” tegasnya.
Agus juga mengungkapkan, potensi daerah akan dimaksimalkan, termasuk sinergi dengan sektor pariwisata dan pelaku UMKM, sehingga olahraga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Untuk mengejar target 10 besar Porprov, KONI akan melakukan pemetaan menyeluruh cabang olahraga dan basis data atlet yang selama ini belum sepenuhnya tertata.
“Ke depan kami lakukan evaluasi total, pemetaan cabor, serta potensi perolehan medali. Ini membutuhkan konsentrasi penuh dan kerja keras semua pihak. Dengan kebersamaan, saya yakin olahraga Tulungagung mampu bersaing di level nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.
Pengukuhan ini menjadi titik awal konsolidasi besar olahraga Tulungagung. Dengan target jelas, dukungan pemerintah, dan manajemen yang profesional, harapan menembus 10 besar Porprov 2027 bukan sekadar wacana, melainkan misi yang harus diwujudkan.














