MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Diduga korban pelecehan seksual di Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali bertambah satu. Hal itu dikatakan Gubernur Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri, Farrel Farhan.
“Karena memang laporan awalnya dari BEM KM Unsri 2 korban dari Fakultas Ekonomi. Kemudian, kita meminta kanal pengaduan Ekonomi Care Centre, ada laporan satu korban baru. Ia menceritakan kronologi kepada kami. Kemudian, bertemu. Akhirnya, korban berani membuka ke publik,” ucapnya.
Dikatakan Farrel, ia bersama rekan-rekannya, juga turut mendampingi korban baru untuk memberikan keterangan di Polda Sumsel, sebagai saksi pemberat.
“Tujuan kedatangan kami tadi sebagai saksi pemberat terkait dengan pelaporan kasus yang sudah ada sebelumnya,” ujarnya, saat mendampingi Diduga Korban Pencabulan memenuhi surat pemanggilan dari Dekanat Fakultas Ekonomi Unsri.
Kendati demikian, pihak dari BEM Fakultas Ekonomi Unsri akan membuat laporan baru jika ada cela. Tak hanya itu, layanan pengaduan Ekonomi Care Centre akan terus dibuka.
“Bakal melaporkan dengan laporan baru jika ada cela yang bisa dilaporkan,” pungkasnya.














