Reporter : Edo
Sulawesi Barat, Mattanews.co – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar kembali sasar intelektual muda mahasiswa dalam memperkenalkan program kerja KPID periode 2019-2022, salah satunya Gerakan Literasi Media Goes To Campus.
Menurut Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulbar Sri Ayuningsih, fokus Gerakan Literasi Media kali ini menyasar dua kampus di Mamuju Sulbar yakni STIE Muhammadiyah Mamuju dan Universitas Tomakaka.
“Tahun ini kami memang menargetkan Gerakan Literasi Media di beberapa sekolah dan kampus. Gerakan ini adalah salah satu upaya untuk menciptakan siaran sehat, berkualitas dan bermartabat,” katanya, Senin (11/11/2019).
Dimana, yang tidak hanya menitikberatkan pada peran KPID semata, melainkan dibutuhkan peran serta aktif dan keterlibatan semua pihak apalagi menghadapi era digital nantinya.
Wakil Ketua I STIE Muhammadiyah Mamuju Yati Heryati dalam sambutan berpesan, agar para mahasiswa dapat menjadi agent of control, menyebarluaskan informasi yang diperoleh pada hari ini, bagaimana memilih program siaran yang baik dan benar.
“Jadilah agen yang mampu menyebarkan informasi, memilah program siaran apa yang layak ditonton, ” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua KPID Sulawesi Barat April Azhari Hardi mengungkapkan kegiatan literasi ini dilakukan untuk mendekatkan KPID kepada khalayak umum. Terutama kepada pemuda, mempertegas fungsi dan dan tugas KPID Sulbar. Terlebih fungsi pengawasan yang tentunya tidak lepas dari amanat Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002.
“Sering munculnya anggapan bahwa KPID adalah lembaga sensor, padahal tidak demikian. Inilah perlunya mengapa kami bergerilya menyambangi sekolah dan kampus yang ada di Mamuju,” ungkapnya.
Narasumber Nursalim Ismail dalam kegiatan ini pun membawa materi tema ‘Peran Pemuda dalam Menunjang Siaran Sehat, Berkualitas dan Bermartabat’.
Editor : Nefri














