Reporter : Alvine
CIAMIS, Mattanews.co – Agen E-waroeng penyaluran BPNT Sembako di Kabupaten Ciamis tepatnya Desa Situmandala Kabupaten Ciamis mendapati komoditi ayam dengan kondisi sudah mengeluarkan bau yang kurang mengenakan dilalati dan hampir busuk.
TKSK Rancah Harry Nugraha mengakui hal tersebut langsung di tangani, dan meminta kepada pemasok daging untuk mengganti komoditi daging ayam yang baru.
“Agen minta segera digantikan dengan yang baru karena disitu KPM komplain dan kesal terhadap pemasok, tetapi saat dihubungi KPM menggunakan HP Agen Yulia menanyakan kepada pemasok daging bilangnya mau ganti tapi hanya diganti plastik saja,” ungkap Harry saat dikonfirmasi oleh mattanews.co dikediamannya pada Rabu,(16/12/2020).
“Sampai saat ini pihak pemasok daging tidak bisa dihubungi , mungkin takut karena KPM ngamuk, maka dari itu saya selaku tksk dan para agen sepakat mengganti komoditi daging ayam dari pemasok daging lain, Karen KPM sudah menumpuk dan tidak bisa dilerai,demi memenuhi hak KPM sesuai dengan mestinya, dan untuk penyaluran kedepannya atas kejadian ini KPM menolak untuk komoditi daging ayam,” tegasnya.
Sementara itu, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Ela mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut. “Walaupun ini program untuk kami yang notabene nya kurang mampu tolong perhatikan kualitas juga, karena setau saya program ini merupakan program perbaikan gizi, kita juga tidak bodoh apalagi ini beli pake uang yang sudah diberikan oleh pemerintah melalui kartu KKS, hak penuh KPM kami adalah raja,selama ini kami cukup diam dalam program Bpnt Sembako walaupun sering juga komoditi yang kami dapatkan kurang sesuai, tapi untuk kali ini sudah kelewatan, apalagi pemasok daging ini adalah oknum Anggota Dewan tetapi kenapa perlindungan konsumen tidak diindahkan disini,saya mewakili seluruh KPM benar-benar sangat kecewa,” ungkap Ela.
“Saya berharap untuk penyaluran kedepannya tidak terjadi lagi hal seperti ini,bahkan saya sudah tidak mau lagi diberikan komoditi daging ayam, begitupun KPM yg lain khususnya di desa situmandala sebanyak 306 KPM kompak untuk digantikan dengan yang telur,” harapnya.
Agen E-waroeng Yulia juga menambakan bahwa sebelum disalurkan ayam potong tersebut sudah kami minta untuk diganti dengan yang baru, tetapi yang diganti hanya plastik saja bahkan daging ayamnya pun dioplos dengan yang baru.
“Jadi ayam yang sebelumnya busuk dioplos dengan yang baru sebanyak 70 bungkus , berhubung KPM sudah mengantri lama maka dari itu diganti dengan membeli daging ayam potong dari pemasok yang lain karena KPM sudah mulai resah dan tidak bisa dikendalikan,” kata Yulia kepada mattanews saat ditemui.
“Saya disini merasa sangat miris dengan kejadian tersebut pasalnya komitmen dari pemasok kita sebagai Agen E-waroeng akan diberikan freezer tetapi hal tersebut hanya gurauan belaka,yang ada hanya potongan daging ayam yang disimpan dalam kardus sterofom dipenuhi es batu, sesuai permintaan dari KPM untuk penyaluran selanjutnya akan memakai komoditi telur saja, pasalnya telur lebih tahan lama serta KPM sudah sangat nyaman dengan komoditi telur,” pungkasnya.
Editor : Chitet














