MATTANEWS.CO, FAKFAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas persiapan kampanye, sekaligus menyerahkan bahan kampanye dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Fakfak pada pilkada 2024, Selasa (29/10/2024).
Rakor berlangsung di Aula KPU ini dihadiri Liaison Officer (LO) dari masing – masing Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Untung Tamsil – Yohana Dina Hindom, serta Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Fakfak Samaun Dahlan – Donatus Nimbitkendik.
Ketua KPU Fakfak Hendra J.C. Talla, dalam memimpin Rakor menyampaikan, beberapa agenda dari KPU, lebih khusus terkait persiapan debat publik telah disiapkan KPU pada Rakor tahap pertama.
Hendra Talla berharap, melalui Rakor tersebut, terdapat masukan dan tambahan, sehingga bisa dikatakan mendekati penyempurnaan, agar saat debat kandidat nanti dapat berjalan dengan lancar aman dan tertib.
“Debat terbuka dilaksanakan pada tanggal 4 dan 6 November 2024, bertempat di Auditorium Politeknik Negeri Fakfak dengan disiarkan secara langsung melalui INews TV, TVRI Papua Barat dan RRI Fakfak, ungkap Hendra Talla.
Selain itu, Hendra Talla menyebutkan, terdapat perubahan jadwal pada debat terbuka ini, karena pihaknya harus berupaya untuk menghadirkan televisi nasional di Kabupaten Fakfak.
“KPU se-Indonesia juga membutuhkan TV Nasional, sehingga menyebabkan jadwal stasiun TV cukup padat, namun kami sedang melobi untuk hadir juga di Kabupaten Fakfak, Hal demikian yang membuat jadwal debat kandidat bergeser. Sesuai PKPU Nomor 19 tahun 2024, akan ada juga Statiun TV Lokal,” papar Hendra Talla.
Diketahui, debat terbuka ini akan melibatkan sembilan pakar dari berbagai disiplin ilmu.
Terdapat dua profesor dan tujuh doktor dari berbagai disiplin ilmu yang berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Pattimura Ambon, Universitas Muhammadiyah Sorong, serta beberapa Universitas lainnya.
Dalam Rakor tersebut, juga diawasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Fakfak dan mendapatkan pengawalan dari Polres Fakfak dan Bantuan Keamanan Operasional (BKO) Brimob.














