MATTANEWS.CO, OGAN ILIR – Jalan Provinsi yang menghubungkan Kelurahan Payaraman Barat dengan Desa Tebedak, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, berpotensi mengalami kelumpuhan.
Pasalnya, jembatan yang sempat viral di media sosial beberapa bulan yang lalu, kini kembali mengalami longsor dan banjir. Namun, kali ini jembatan alternatifnya yang mengalami banjir dan longsor tersebut.
Karena jembatan masih dalam tahapan pembangunan, baik roda empat maupun roda dua diarahkan melalui jembatan alternatif. Namun, untuk saat ini, jembatan alternatif tersebut mengalami longsor dan banjir. Hanya kendaraan bermotor yang dapat melaluinya, meskipun dengan bantuan dan penuh risiko.
Pengguna jalan, Rahmat, menyayangkan lambannya pembangunan jembatan ini. Padahal, pengerjaannya sudah dilaksanakan beberapa bulan yang lalu, namun hingga saat ini belum selesai sehingga kendaraan masih menggunakan jembatan alternatif yang ada.
“Sampai saat ini belum selesai pengerjaan Jembatan ini, seharusnya pihak sipemborong secepat mungkin dalam pengerjaannya, karena jalan ini cukup vital,” pintanya pada Minggu, 10 Desember 2023.
Selanjutnya, dia meminta kepada pihak Dinas PUPR Provinsi Sumatera Selatan untuk menindaklanjuti keluhannya. Meminta agar pihak pemborong tidak lambat dalam pengerjaannya.
“Saya tidak tahu CV apa yang mengerjakannya, serta berapa jumlah nilai kontraknya. Karena dari awal pengerjaan sampai sekarang tidak ada papan proyeknya,” pungkasnya.














