MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Tanpa pemberitahuan. Tanpa seremoni berlebihan. Hanya membawa kue, senyum, dan semangat persaudaraan.
Itulah yang dilakukan Danramil 1206-11/Silat Hilir Peltu Timur Edy S bersama anggota Koramil saat mendatangi Mako Polsek Silat Hilir, Jumat, (3 Juli 2026)
Kedatangan mereka bukan untuk razia, bukan untuk koordinasi tugas. Tapi untuk satu hal memberi kejutan HUT Bhayangkara ke-80 kepada saudara sebaju pengayom masyarakat.
Di hari yang seharusnya menjadi perayaan Polri seorang diri, TNI memilih hadir. Dan disanalah makna “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” menjadi terasa lebih hidup.
Pintu Mako Terbuka, Kehangatan yang Tak Terduga
Langkah kaki anggota Koramil terdengar di halaman Mako. Kapolsek Silat Hilir Ipda Amarullah beserta seluruh personel sontak menyambut.
Tak ada formalitas kaku. Yang ada hanya pelukan, jabat tangan erat, dan tawa.
Puncaknya, Peltu Timur Edy S maju ke depan membawa kue ulang tahun bertuliskan “Dirgahayu Bhayangkara ke-80”. Kue itu diserahkan langsung ke Kapolsek sebagai simbol apresiasi.
“Suasana penuh kehangatan dan keakraban tampak saat Danramil menyerahkan kue ulang tahun sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol eratnya sinergitas TNI dan Polri”
Detik itu juga, batas-batas institusi seolah menghilang. Yang tersisa hanya dua institusi yang punya satu tujuan melindungi rakyat Silat Hilir.
Terima Kasih, Ini Lebih dari Sekadar Kue
Dengan mata berkaca, Ipda Amarullah menerima kue tersebut. Ia tahu, kue ini bukan sekadar manis di lidah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kebersamaan yang telah diberikan. Sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan Silat Hilir, ” ujar Kapolsek.
Bagi Ipda Amarullah, kejutan ini adalah penegasan di tengah beratnya tugas menjaga stabilitas keamanan, mereka tidak berjalan sendiri. Ada TNI yang setia menjadi sandaran.
“Kami Satu Napas” : Pesan Tulus Sang Danramil
Peltu Timur Edy S tidak berpidato panjang. Ia hanya menyampaikan harapan dari hati seorang prajurit kepada rekannya.
Danramil 1206-11/Silat Hilir Peltu Timur Edy S berharap hubungan harmonis antara TNI-Polri terus terjaga sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami satu napas. TNI jaga darat, Polri jaga masyarakat. Kalau kita solid, tidak ada yang bisa mengganggu Silat Hilir,” tegasnya.
Potong Kue, Potong Ego, Satukan Tekad
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Kapolsek didampingi Danramil. Potongan pertama diberikan kepada personel termuda Polsek, sebagai simbol regenerasi dan estafet pengabdian.
Suasana berubah menjadi ramah tamah penuh kekeluargaan. Duduk bersama, bercanda, bertukar cerita tugas di lapangan. Tak ada pangkat yang terasa, hanya ada sesama abdi negara.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan, ditandai dengan pemberian ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80, pemotongan kue serta ramah tamah bersama.
Lebih dari Sekadar Seremoni
Danramil 1206-11/Silat Hilir Peltu Timur Edy S mengatakan momen sederhana ini menyimpan makna besar.
“Momen tersebut menjadi simbol kokohnya kolaborasi TNI-Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tema 80 tahun mengabdi Polri untuk masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, Di Silat Hilir, sinergi itu tidak hanya ditulis di spanduk. Ia dirayakan. Ia dirasakan. Ia dibuktikan dengan kue, tawa, dan komitmen bersama.
“Karena menjaga Kapuas Hulu dimulai dari menjaga Silat Hilir. Dan itu, tidak bisa dilakukan sendirian, “tutup Danramil Silat Hilir Peltu Timur Edy S.














