MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG- Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI) kunjungi Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Dalam kunjungannya Wamentan RI tanam raya jagung perdana yang berlokasi di Kecamatan Tenggulun Kabupaten setempat, Senin (29/8/2022).
Wamentan RI, Ir. Harvick Hasnul Qolbi mengatakan kedatangannya kali ini sebagai bukti bahwa pemerintah hadir dan bahu membahu agar kedaulatan pangan bisa tercapai termasuk dalam sektor pertanian jagung.
“Dengan krisis pangan global, Indonesia sampai sejauh ini masih dalam posisi yang positif dan bahwa kalau global secara internasional memang demikian adanya, namun hal tersebut masih tergolong pada kategori aman. Untuk produktivitas jagung tentu Indonesia sampai hari ini terlampaui,”ucapnya.
Tentunya sambung Wamentan, dengan kedatangannya membuat masyarakat lebih optimis dengan hadirnya para pengusaha yang membuat komoditas jagung menjadi Komoditas yang menjanjikan.
“Saya harap, keoptimisan masyarakat akan membantu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik”,ungkap Harvick.
Sementara itu, kondisi perekonomian di Indonesia meskipun dilanda wabah Covid-19. Sektor pertanian menjadi penyumbang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar 16,24%. Pada tahun 2020 muncul petani baru sebanyak 2-3 juta, dan pada tahun 2021 sebanyak 7juta petani baru pun lahir.
“Prestasi ini bukan semata kinerja Pemerintah, melaikna kontribusi masyarakat yang turut mensukseskan sektor pertanian”,terang Wamentan.
Sebelumnya, Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengutarakan kegiatan tanam raya jagung ini sebagai upaya Peningkatan Produksi dan Produktivitas tanaman pangan guna menjaga ketahanan pangan. Sebab, Presiden RI Joko Widodo telah menyebutkan bahwa Indonesia tengah mengalami krisis pangan.
“Kebutuhan bahan pangan dan industri terus meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, sehingga upaya peningkatan produksi pangan di dalam negeri perlu menjadi perhatian”, ujar Bupati Mursil.
melihat kinerja Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan sangat aktif dan responsif dalam menjaga ritme pembangunan Pertanian sebagai tulang punggung ekonomi rakyat sekaligus menjaga ketahanan pangan, termasuk dengan mempersiapkan perluasan areal tanam jagung.
“Dengan demikian maka kabupaten ini masih berpeluang besar untuk dapat meningkatkan produksi pangan melalui program Peningkatan Indeks Pertanaman (IP), Peningkatan Produksi, dan produktivitas melalui intensifikasi, Perluasan Areal Tanam melalui optimasi pemanfaatan lahan, Penggunaan Varietas Unggul Bersertifikat, serta paling penting peningkatan kualitas sumber daya petani melalui penyuluhan,”paparnya.
Dikesempatan yang sama, Pangdam IM, Mayjen TNI Mohammad Hasan menyebutkan TNI mendukungan serta akan turut mensukseskan program ketahanan pangan di Aceh Tamiang.
“Saya beserta jajaran melalui Kodim 0117/Aceh Tamiang siap membantu mengatasi kesulitan dan mendukung penuh penanaman raya jagung di Desan Tenggulun untuk membantu perekonomian masyarakat”,sebutnya.
Untuk diketahui, dalam kunjungannya Wamentan RI juga membawa bantuan benih padi untuk 2000 Ha lahan dan bantuan benih jagung untuk 300 Ha lahan. Ini diberikan secara simbolis kepada perwakilan Pokdatan.
Selain itu juga ada bantuan padi Inbrida sawah dengan TP Pusat untuk 2000 Ha, TP Provinsi untuk 1.000 Ha, jagung hibrida APBN TP pusat untuk 350 Ha, Bantuan Kedelai APBN TP Prov untuk 300 Ha. Serta bantuan alat Alsin Pasca Panen 3 Unit antara lain, dua uni Corn Sheller dan satu uni Power Threser, selain itu bantuan Ditjen Hortikultura berupa benih cabai untuk 8,5 Ha.
Sementara Direktorat Jendral Sarana dan Prasarana pertanian juga menberikan bantuan pra panen APBN berupa Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sebanyak 13 Unit atau senilai Rp. 975.000.000, Pembangunan Embung Pertanian sebanyak 1 Unit senilai Rp. 120.000.000, Pembangunan Irigasi Perpompaan Besar sebanyak 1 Unit senilai Rp. 107.600.000, Optimasi Lahan Rawa (Kerjasama TNI) seluas 200 Ha senilai Rp. 680.000.000 dan Optimasi Lahan Rawa (Olah Tanah) Gapoktan senilai Rp. 180.000.000.














