BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Kunker RI-1 di Sumsel, Sekitar 4.800 Pasukan Dikerahkan

×

Kunker RI-1 di Sumsel, Sekitar 4.800 Pasukan Dikerahkan

Sebarkan artikel ini

* Untuk Pengamanan di Lubuk Linggau, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara),

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Guna mengamankan Kunker (Kunjungan Kerja) Presiden Joko Widodo di wilayah Sumsel, Panglima Kogasgabpad Pam VVIP Mayjen TNI M Naudi Nurdika, menurunkan sekitar 1.800 pasukan di Lubuk Linggau, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (29/5/2024).

Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM setelah upacara gelar pasukan Pam VVIP RI di wilayah Sumsel, Lubuk Linggau.

Diungkapkan Kapendam, pengamanan VVIP Presiden dan Wakil Presiden, merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam hal OMSP, sehingga Pangdam II/Swj menjadi Pangkogasgabpad dengan wakilnya, Kapolda Sumsel.

Saat apel gelar pasukan, bertindak sebagai Irup, Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel. Dan dalam apel itu, hadir juga Pj Walikota dan Ketua DPRD serta Forkopimpda Lubuk Linggau.

“Pada kesempatan itu, selaku Pangkogabpad Pam VVIP, Pangdam menyampaikan bahwa, meski kegiatan kunker RI -1 di wilayah Sumsel merupakan kegiatan yang sudah kesekian kalinya, seluruh jajaran tetap harus fokus dan lengah,” papar Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM.

Atas dasar itu, lanjut Kapendam, Pangkogasgabpad dan Wapangkogasgabpad melakukan pemeriksaan pasukan.

“Tidak saja kesiapan personel namun juga dilakukan pengecekan alat dan sarana yang digunakan termasuk pemahaman tugas dan tanggungjawab pasukan, khususnya para Dansubsatgas,” ujar Sapta.

Untuk diketahui, bertindak sebagai Dansatgas Pamwil di Sumsel yaitu Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI M.Thohir.

“Hampir seluruh unsur yang berada di wilayah Sumsel dikerahkan, baik dari Kodam, Lanal, Lanud, Polda termasuk Damkar, PLN dan lain sebagainya,” urai Sapta.

Jumlah yang dikerahkan, lanjut Sapta lebih lanjut, yaitu sekitar 4.800 pasukan digelar di wilayah Lubuk Linggau, Mura dan Muratara.

“Dengan apel gelar pasukan dan geladi Pengamanan ini untuk memastikan kesiapan di wilayah dalam mendukung kegiatan Presiden di wilayah Kodam II/Swj,” pungkasnya.