Reporter : Rachmat
KAYUAGUNG, Mattanews.co – Kunjungan Kerja Bagian Protokol Pemerintahan Kota Djogjakarta ke Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (06/03/2019) sebagai upaya sinkronisasi tugas sekaligus inventarisir permasalahan tugas keprotokolan pada pemerintahan.
Kunker ini disambut Sekretaris Daerah Husin, Asisten setda, Staf Ahli Bupati, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Setda OKI Hendra Anggara.
Staf Ahli Walikota Djogjakarta, Tri Widayanto mengatakan, dalam menjalankan tugas keprotokolan tentunya sering dihadapkan pada permasalahan di lapangan, dengan kunjungan kerja ini, ia berharap kendala keprotokolan dapat menjadi bahan kajian bersama.
“Kedatangan kami kesini untuk mengetahui, saling berbagi dan menginventarisir apa saja kendala yang dihadapi protokol kabupaten dalam bertugas di lapangan, sehingga nantinya bersama-sama mencari jalan keluarnya,” jelasnya.
Sekda OKI Husin menyambut baik kunjungan ini. Menurutnya, sinkronisasi keprotokolan ini dipandang perlu dalam melayani pimpinan.
”Kunjungan ini menjadi ruang diskusi bagi protokol Kota Djogjakarta dan OKI untuk menjadi masukan dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pimpinan,” tuturnya.
Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Hendra Anggara, mengatakan secara tupoksi tugas protokol sudah diatur jelas dalam Undang-Undang Keprotokolan.
Hendra juga menjelaskan, tugas protokoler merupakan garis depan dalam pelayanan terhadap pimpinan, menjaga martabat pimpinan dan wibawa daerah.
“Semua sudah diatur dalam undang-undang keprotokolan tinggal yang kita lakukan daerah adalah pengembangan tupoksi tersebut untuk memudahkan pelayanan kepada pimpinan dan masyarakat,” ucapnya.
Disamping itu, pelaksanaan kegiatan protokoler perlu dibangun dengan mekanisme yang jelas dan akuntabel sehingga dapat di senergikan antara aturan dan administrasi.
Dalam hal ini, sambung Hendra, dirangkai dalam bentuk SOP yang jelas dan terintegrasi dalam bentuk pengembangan digital, sehingga nantinya akan lebih memudahkan pelayanan yang menyangkut protokoler.
Dari hasil kajian dan studi banding, akan mengadopsi sejumlah program bidang keprotokolan.
“Adopsi program penyusunan SOP pelayanan protokol dan perjalanan dinas yang sudah berbasis teknologi informasi melalui beberapa aplikasi,” tuntasnya.
Editor : Anang/Rilis














