Reporter : Oldie
PRABUMULIH, Mattanews.co – Memasuki final cabang olahraga (Cabor) sepak bola Kabupaten Penukal Aban Lintang Ilir (PALI) versus Musi Rawas (Mura) di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XII berakhir ricuh, Rabu (20/11/2019).
Dua kesebelasan pemain dan official saling serbu dan baku hantam di lokasi pertandingan di lapangan sepak bola Ria Jaya Pertamina EP Asset 2 Prabumulih.
Puluhan Polisi dari Polres Prabumulih pun terlihat kewalahan melerai kericuhan, beruntung akhirnya Polisi pun mampu meredam emosi antara dua kubu tersebut.
Akibat baku hantam itu, seorang kiper nomor punggung 21 kontingen asal Kabupaten Musi Rawas terkapar dan mengalami luka di bagian kepala. Bahkan, korbanpun terpaksa dilarikan tim medis menggunakan ambulans ke RSUD Prabumulih.
Informasi dihimpun menyebutkan, kericuhan dua kesebelasan PALI dan Mura itu terjadi bermula ketika pertandingan berlangsung dan memasuki waktu tambahan 3 menit. Sementara saat itu, skor 1 : 0 untuk kemenangan kontingen asal PALI.
Hingga berlangsungnya pertandingan pada 2 menit waktu tambahan, tiba-tiba terjadi pelanggaran yang dilakukan tim sepakbola PALI hingga harus dilakukan tendangan bebas dari tengah lapangan.
Saat para pemain Pali dan Mura tengah berancang-ancang merebut bola tendangan bebas, tiba-tiba kiper pemain Mura dengan kostum putih lari dari gawang menuju gawang Pali atau kerumunan pemain.
Setelah tiba berlari kencang, sang kiper kemudian langsung memukul kepala salah satu pemain tim sepak bola Kabupaten Pali. Melihat teman mereka dipukul, para pemain Pali langsung mendorong dan memukul sang kiper Mura. Tak lama itu, terjadilah aksi saling dorong yang berakhir dengan saling pukul dan tendang antara pemain kedua kesebelasan.
Suasana mendadak mencekam, para official maupun polisi langsung berlarian ke lapangan berusaha memisahkan para pemain yang saling hantam. Dengan menggunakan tongkat, petugas kepolisian memisahkan para pemain maupun official yang saling dorong dan saling pukul.
Setelah berhasil tenang, pertandingan kembali dimulai. Dua pemain masing-masing dari Pali dan Mura mendapat kartu merah. Selanjutnya tendangan bebas tim Mura dilakukan namun tidak berhasil menjebol jala tim Pali dan wasit pun meniup peluit panjang tanda waktu pertandingan telah habis.
Pertandingan final sepak bola Porprov XII Sumsel itu dimenangkan tim Kabupaten Pali sebagai peraih emas dan tim Kabupaten Mura juara kedua sebagai peraih Perak.
Sementara hingga saat berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.
Editor : Anang














