PEMERINTAHAN

Lapas Kelas IIA Jambi Ikuti Rapat Anev bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

×

Lapas Kelas IIA Jambi Ikuti Rapat Anev bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi turut ambil bagian dalam kegiatan Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (7/5/2025) pukul 10.00 WIB di Aula Dharma Wanita Lapas Kelas IIA Jambi.

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., yang memaparkan evaluasi kinerja dan strategi penguatan kelembagaan dalam masa transisi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menuju Kemenimipas, usai pelantikan resmi pada Oktober 2024 lalu.

Beberapa isu strategis yang menjadi pembahasan utama dalam rapat antara lain penyelesaian anggaran transisi dan pemindahan Bagian Anggaran (BA), pembentukan struktur kelembagaan, serta penyusunan regulasi baru. Selain itu, turut dibahas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), penataan ulang sistem kepegawaian, dan integrasi data ASN ke platform STAR-ASN.

“Seluruh unit kerja harus siap bertransformasi, baik dari sisi sistem, SDM, maupun layanan. Kita dorong efisiensi dan akuntabilitas,” tegas Agus Andrianto.

Kemenimipas juga tengah menyusun Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 serta menyiapkan peluncuran aplikasi pendukung seperti STAR-ASN dan SRIKANDI guna memperkuat tata kelola kepegawaian dan kearsipan digital.

Rapat ini juga mengevaluasi realisasi anggaran dan mematangkan rencana anggaran belanja tambahan (ABT) untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian.

Tak hanya itu, 13 program percepatan turut menjadi sorotan, meliputi digitalisasi layanan keimigrasian, ketahanan pangan berbasis warga binaan, pemberdayaan UMKM di lapas, serta penanganan overkapasitas lapas dan rutan.

Dalam aspek sosial, Kemenimipas tercatat telah menyalurkan lebih dari 160 ribu paket bantuan sosial kepada masyarakat dan keluarga warga binaan.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Kemenimipas dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, serta memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat.