BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Lapas Sidoarjo Sosialisasi Ancaman Penyakit Menular Melalui Edukasi Hantavirus 

×

Lapas Sidoarjo Sosialisasi Ancaman Penyakit Menular Melalui Edukasi Hantavirus 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari risiko penyakit menular terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus yang digelar di Aula Kunjungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut diikuti petugas Klinik Lapas serta 45 warga binaan pemasyarakatan (WBP). Sosialisasi ini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman mengenai bahaya penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan pengerat, khususnya tikus.

Acara diawali dengan sambutan dari jajaran Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik) serta Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat). Dalam kesempatan tersebut, peserta diajak untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai benteng utama dalam mencegah berbagai penyakit menular.

Dua dokter dari Klinik Lapas Kelas IIA Sidoarjo kemudian memberikan pemaparan mengenai Hantavirus, mulai dari penyebab, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para warga binaan tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola hidup bersih dan sehat serta upaya menjaga kebersihan lingkungan hunian.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan bagian penting dalam program pembinaan warga binaan.

“Pemahaman mengenai pencegahan penyakit menular harus terus ditingkatkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih serta sehat merupakan tanggung jawab seluruh penghuni lapas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Disri menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat berbagai langkah pencegahan guna menciptakan lingkungan lapas yang aman dan sehat.

“Kami akan mengoptimalkan pengawasan kebersihan lingkungan, pengendalian populasi tikus dan vektor penyakit lainnya, serta melaksanakan edukasi kesehatan secara berkelanjutan. Langkah ini penting untuk memastikan kesehatan warga binaan maupun petugas tetap terjaga,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas IIA Sidoarjo akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap seluruh program pencegahan penyakit menular. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif bagi proses pembinaan.

Melalui sosialisasi ini, Lapas Kelas IIA Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang berkualitas dengan mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan seluruh penghuni lapas.