MATTANEWS.CO, KUALA KAPUAS – Guna meningkatkan seni budaya dalam nuansa Islam sekaligus mencari bibit cikal bakal dalam semua seni musik dalam lantunan religi Islami di bawah naungan Laskar Nusantara Jaya Kapuas, yang pembinaannya langsung dari kementerian Agama Kabupaten Kapuas menggelar seni Qasidah, festival tersebut di ikuti 345 peserta terbagi dari 17 Kecamatan yang ada dalam wilayah Kuala Kapuas.
“Banyak bidang seni yang diperlombakan dalam FSQ II tingkat Kabupaten itu, diantaranya lomba rabana, lomba vocal solo Putra dan Putri dalam balutan lagu Qasidah religi Islami dan yang lainnya,” ungkap Suwarno Muryat, Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas, Jumat 21 Juni 2024 dengan mengambil tempat halaman kantor Ditsarpustaka Kapuas tepat Bukit Ngalakang Jalan Sudirman.
Suwarno sapaan akrabnya menuturkan syukur Alhamdulilah pergelaran Festival Seni Qasidah II tingkat se Kabupaten Kapuas bisa terlaksana sesuai jadwal yang ditentukan oleh panitia penyelenggara. Kegiatan ini bertujuan mencari bibit-bibit handal terutama dalam bidang vokal solo dan grup juga seni budaya gendang Rabana yang memang sudah diterapkan dalam kurikulum di sekolah tingkat madrasah dan alyah terutama dibawah naungan Kemenag RI.
Oleh karena itu pihaknya panitia penyelenggara sepakat dengan pihak Kemenag Kabupaten Kapuas, untuk melaksanakan momen festival hari ini. Sebab perlombaan ini bukan hanya diselenggarakan ditingkatkan Kabupaten akan tetapi juga menjadi agenda tahunan Festival Seni Qasidah tingkat Nasional. “Patut kita syukuri dan banggakan dalam beberapa tahun terakhir ini Kota Air juga menjadi pemenang tingkat nasional vocal solo Putra di Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin dan pada tahun 2023. Kabupaten Kapuas melewati lomba vocal solo Putri juga menyabet juara satu dan juara harapan,” jelas mantan Kadis Kominfo Kapuas itu.
Lalu lanjut Suwarno Muryat menjelaskan, sebanyak 345 peserta lomba ini akan bersaing mulai dari cabang-cabang yang dilombakan diantaranya bintang voka anak, remaja dan dewasa. Selain itu ada juga lomba Pop religi dan clasik termasuk cabang grup rabana dengan 7 peserta lomba grup rabana dari 17 Kecamatan.
Kemudian sebut Suwarno, untuk lomba grup rabana ada 10 Kecamatan yang tidak mengirim peserta dalam festival ini. Mantan Kabag Humas Setda Pemkab Kapuas mengakui bahwa dia sangat mendukung dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan FSQ II tingkat Kabupaten, yang tentunya akan melahirkan para juara dari masing-masing cabang yang di perlombakan. Dengan harapan khususnya bagi para ketua di Kecamatan bisa mengali potensi-potensi putra dan putri terbaik dilingkup sekolah yang ada dalam wilayah Kecamatan melalui LASQI yang ada tersebut.
Pihaknya juga tutur Suwarno Muryat nantinya para juara lomba festival ini, akan dibina dan asah kembali kemampuannya agar bisa memenangkan lomba FSQ tingkat Provinsi. Yang pergelarannya akan dilaksanakan pada beberapa bulan mendatang dan inilah yang menjadi momentum serta tujuan pihaknya dalam kontestasi FSQ II tingkat Kabupaten. “Karena FSQ itu juga bagian dari motivasi dan inspirasi putra dan putri tercinta kita dalam hal memperkuat peningkatan Islami dalam semua lini yang ada di sekolah mulai dari madrasah hingga setara SMU yakni Alyah dan pesantren dalam Kuala Kapuas,” harap Ketua LASQI Kabupaten Kapuas itu.
Pantauan media ini dalam momen itu nampak di hadiri Agustina Sri Rejeki SPd Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas sekaligus ketua panitia penyelenggara. Juga hadir Kepala Kemenag Kabupaten H Hamidan dan jajarannya beserta Kepala OPD Kapuas yang di dampinggi Kodim 1011 KLK Kapuas, Kapokisian Resort Kapuas bersama dengan Perkopimda Kapuas. Selain itu juga hadir seluruh peserta lomba FSQ mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa turut menyemarak Festival Seni Qasydah (FSQ) II itu.(*)












