MATTANEWS.CO, FAKFAK – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Fakfak, menggelar kegiatan Launching Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) bertempat di halaman Kantor DP3AP2KB pada hari Rabu, (15/5/2024).
Kegiatan Dashat ini dilaunching oleh Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom dengan ditandai pelepasan balon.
Zulchaidah Bauw S.Sos, MS.i ditemui media nasional ini diruang kerjanya menjelaskan bahwa, Dashat adalah program pemerintah pusat yang diluncurkan oleh BKKBN dalam rangka percepatan penurunan stunting dalam bentuk Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) pada keluarga berisiko Stunting seperti Cerdil, Bumil, Besui, Baduh dan Balita.
Zulchaudah Bauw juga menyatakan, tujuan dari program dapur Dashat adalah untuk pencegahan Stunting dengan cara mengajarkan pola masak yang lebih baik agar vitamin dan gizi yang terkandung pada makanan yang dikomsumsi tetap terjaga gizinya.
“Sala satu tujuan lain dari dapur Dashat adalah untuk memanfaatkan sumber daya lokal/pangan lokal untuk pemenuhan gizi bagi keluarga berisiko stunting,” ujar Zulchaidah Bauw
Lebih lanjut dikatakannya, pada tahun 2024 ini DP3AP2KB Fakfak akan melakukan kegiatan Dapur Dashat pada 36 Kampung KB yang ada di Kabupatwn Fakfak.
Dikesempatan itu juga, Ibu 4 anak ini pula menjelaskan bahwa kampung KB adalah Kampung/Kelurahan yang sudah terbentuk pokja dan poktan yang saling terintegrasi untuk mewujudkan keluarga kecil dan berkualitas.
“Untuk pokja dan poktan Kampung KB adalah pokja pokja yang meliputi kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), Bina kelompok Remaja (BKR), Bina keluarga Lansia ( BKL ), Pik- R dan kelompok UPPKS,” ungkap Zulchaidah Bauw
”Kalau yang disebut UPPKS adalah (usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera,” sambungnya
“Sedangkan untuk Pik – R adalah (pusat informasi konseling remaja),” tutup Zulchaidah Bauw.














