* Sembari Menunggu Hasil Pemeriksaan Dokter
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Penasehat Hukum (PH) Bima Sakti minta masyarakat tenang dan jangan termakan isu-isu hingga membuat keadaan bertambah rumit, terkait viralnya FR (7), bocah SDN 150 Palembang, alami luka memar dikedua mata dan memerah, kini masih dalam perawatan intensif RSUD Bari Palembang, Selasa (4/11/2025).
“Sekarang kami lagi fokus dengan penyembuhan klien kami, FR (7) yang masih dalam kondisi trauma. Meskipun dia sudah bisa berinteraksi, namun masih terbatas,” ungkap Direktur LBH Bima Sakti, M Novel Suwa didampingi Connie Pania Puteri dan Indah Permatasari.
Berkembangnya isu tidak enak dipublik atau seakan membuat kegaduhan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Karena kejadian bersinggungan dengan dunia pendidikan, harus berhati-hati, tidak boleh ‘ngejust’.
“Tenang, kita masih menunggu hasil medis dari pihak rumah sakit (RS), baik itu RS mata, RSUD Bari Palembang, karena korban FR sudah diperiksa, bahkan masih harus menjalani beberapa pemeriksaan di RSUD Bari Palembang,” ujarnya.
Connie menambahkan, kondisi kliennya sudah berangsur membaik, kini Dinas PPA Sumsel dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Palembang masih bekerja.
“Penyidik PPA masih terus bekerja, menerapkan sistem jemput bola, mereka melakukan pemeriksaan beberapa guru di sekolah. Sementara, kami masih menunggu kesehatan korban pulih, karena sekarang masih di opname di RSUD Bari Palembang,” tandasnya.
Conie menegaskan, kasus ini membutuhkan pembuktian, apakah ada penganiayaan di sekolah atau tidak, pihaknya tetap akan menjalin komunikasi dengan pihak terkait.
“Kita belum bisa berbicara soal adanya pemukulan atau tidak,l. Biarkanlah polisi, penyidik PPA Polrestabes berkerja, sehingga perkara ini akan terang benderang. Kita juga menerapkan azas praduga tak bersalah,” bebernya.














