PALEMBANG, Mattanews.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumatera Selatan (Sumsel), akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IX, pada hari Senin (30/11/2020) nanti.
Salah satu jadwal kegiatannya, yaitu akan memilih ketua DPW LDII Sumsel masa jabatan 2020-2025 mendatang.
Ketua Panitia Pengarah (SC) Muswil LDII Sumsel Lasidi Pribadi mengatakan, muswil nantinya digelar secara daring dan luring, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Peserta daring meliputi para ulama, dewan penasihat, dan pengurus DPD hingga PC se-Provinsi Sumatera Selatan.
“Karena masih pandemi Covid-19, muswil sebagian digelar offline. Yang hadir yaitu para pengurus LDII pusat, Sumsel, perwakilan kabupaten/kota di Sumsel dan beberapa undangan. Tidak sampai 50 orang yang hadir, sesuai dengan prokes,” ucapnya, saat menggelar Konferensi Pers di Sekretariat LDII Sumsel di Palembang, Minggu (29/11/2020).
Sedangkan para peserta lain yaitu anggota LDII dari 15 kabupaten/kota di Sumsel, akan mengikuti Muswil IX LDII Sumsel secara daring.
Diperkirakan jumlah peserta mencapai 250-an orang, yang terdiri dari empat kota dan 11 kabupaten. Para peserta akan tergabung dalam 17 studio mini.
“Tema kegiatan yaitu ‘Peran LDII Mewujudkan Kualitas SDM, Profesional Religius dalam Membangun dan Mengimplementasikan Sumsel Maju’,” ucapnya.
Menurutnya, tema ini akan berfokus pada peningkatan pendidikan karakter. Melalui implementasi enam thobiat Luhur dan empat tali keimanan.
Melalui Muswil IX ini, lanjutnya, diharapkan kepengurusan yang terpilih dapat menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat.
Untuk menjawab dinamika ekonomi, politik, sosial, dan budaya di Sumsel dan mendukung terwujudnya visi misi pemerintah Sumsel dalam mewujudkan Sumsel Maju.
“Sebagai bagian dari masyarakat madani, DPW LDII Sumatera Selatan berkontribusi langsung dalam pembangunan Sumsel. Targetnya, menciptakan masyarakat profesional religius yang memiliki sikap alim-faqih (memahami agama Islam dengan baik), berakhlak mulia (akhlakul karimah), dan mandiri,” ujarnya.
Pj Ketua Umum Chriswanto Santoso menuturkan, muswil akan langsung digelar di Sumsel, meski pun di masa pandemi Covid-19. Karena pandemi ini tidak bisa dipastikan berakhirnya.
“Ini muswil ke-7 yang digelar di masa pandemi Covid-19. Kita akan mengevaluasi kinerja kepengurusan, menyusun kinerja lima tahun ke depan dan lainnya. Kita berharap, aspirasi teman-teman bisa tersampaikan ke Gubernur Sumsel, terutama untuk kepentingan bangsa,” katanya.














