MATTANEWS.CO, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki mengingatkan para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) agar tidak menjadikan perlombaan semata-mata sebagai ajang berburu prestasi. Menurut dia, nilai utama yang harus dibawa para peserta adalah akhlak dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan itu disampaikan Muchendi saat melepas Kafilah Kabupaten OKI yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Lahat, Minggu, 21 Juni 2026.
Sebanyak 90 anggota kafilah diberangkatkan untuk mengikuti ajang yang berlangsung pada 23 Juni hingga 2 Juli 2026 tersebut. Mereka terdiri atas peserta, pendamping, official, dan panitia.
“Duta-duta terbaik Kabupaten OKI ini tidak hanya membawa target prestasi, tetapi juga membawa nama baik daerah. Keberhasilan tidak semata diukur dari gelar juara, melainkan dari semangat, kedisiplinan, kerja keras, dan akhlak selama mengikuti perlombaan,” kata Muchendi di Pendopo Kabupaten OKI.
Ia menegaskan, ilmu Al-Qur’an yang diperoleh para peserta dari para guru dan pembina seharusnya tidak berhenti di arena musabaqah. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan hadis, menurut dia, harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Prestasi penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis itu diamalkan serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda OKI, M. Danni Oktaviano, mengatakan Kabupaten OKI tahun ini mengirimkan peserta untuk seluruh cabang yang diperlombakan dalam MTQ tingkat provinsi.
Menurut Danni, komposisi peserta mencerminkan luasnya pembinaan keagamaan di Kabupaten OKI. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, anggota kepolisian, aparatur sipil negara hingga penyandang disabilitas netra.
“Keikutsertaan di seluruh cabang menunjukkan pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten OKI terus berkembang dan terbuka bagi semua kalangan,” kata Danni.
Ia menjelaskan, persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan dan pembinaan intensif yang melibatkan pelatih, akademisi, imam masjid, serta para pembina di masing-masing cabang lomba.
Pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten OKI mengikuti delapan cabang perlombaan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khat Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, dan Musabaqah Hadits Nabi.
“Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan para peserta dapat tampil optimal sekaligus mempertahankan tradisi prestasi daerah dalam ajang MTQ tingkat provinsi,” tandasnya.














