LKBH PERMAHI Palembang Layangkan Somasi ke SMK Pembina 2 Palembang

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – SMK Pembina 2 Palembang disomasi Tim LKBH DPC PERMAHI Palembang, Kevin Rasuandi, SH, lantaran menahan ijazah salah satu siswa, AN yang telah dinyatakan lulus, dengan dalih belum melunasi IBS (Iuran Bayaran Sekolah), SPP, Kamis (19/1/2023).

“Benar, kami telah layangkan somasi terhadap pihak sekolah. Apabila somasi kami tidak diindahkan oleh pihak sekolah, maka kami akan melaporkan pihak sekolah tersebut ke lembaga yang berwenang,” tegas Tim LKBH DPC PERMAHI Palembang, Yogi Januardi didampingi Kevin Rasuandi, SH.

Sebelumnya, orang tua siswa atasnama AN mendatangi PERMAHI, mengeluhkan pihak sekolah yang arogan, yang tega menahan ijazah anak didiknya.

“Jadi, orang tua siswa, inisial AN telah mendatangi sekolah dengan maksud mengklarifikasi soal pembayaran IBS tersebut, namun sangat disayangkan pihak sekolah berkelit dan bersihkukuh mengelak, kalau pembayaran sekolah belum dilunasi. Dengan demikian, patut diduga adanya indikasi tindak pidana penggelapan yang dilakukan dari pihak sekolah,” ungkap Tim LKBH DPC PERMAHI Palembang, Kevin Rasuandi, SH.

Dijabarkan Ketua Umum PERMAHI Palembang, Prasetya Sanjaya, SH, sudah menjadi hak siswa menerima ijazah setelah dinyatakan lulus dari sekolah.

“Ijazah tersebut merupakan hak yang harus diberikan oleh pihak sekolah kepada siswa yang telah menempuh masa pendidikan, ditambah dengan adanya Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, Tata Cara Pengisian Blanko Ijazah Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2020/2021 pada Pasal 7 ayat (8) : Satuan Pendidikan dan Dinas Pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan Ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun, sehingga tidak ada alasan untuk menahan ijazah,” ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait