BERITA TERKINI

LMI Gandeng Willy Salim Salurkan Bantuan Bencana Sumatera Barat

×

LMI Gandeng Willy Salim Salurkan Bantuan Bencana Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SUMATERA BARAT – Tim Relawan Nasional Penanggulangan Bencana (RNPB) Laznas LMI bersama Ustadz Derry dan Willie Salim bergerak cepat menanggapi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Selasa (2/12/2025). Ratusan paket bantuan telah berhasil disalurkan kepada korban terdampak di Kota Padang Panjang dan Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat.

Relawan RNPB Laznas LMI, Irawan mengatakan bahwa penyaluran di Sumatera Barat dilakukan bersama dengan Willie Salim dan Ustadz Derry Sulaiman setelah kolaborasi galang donasi LMI bersama kedua publik figur tersebut. Irawan menyebut ratusan paket bantuan hasil donasi telah disalurkan kepada keluarga terdampak di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, yang merupakan salah satu lokasi terparah.

“Selesai dropping bantuan di Padang Panjang, kami lanjut percepat respon untuk menuju wilayah Solok. Adapun paket bantuan yang diberikan terbagi menjadi tiga paket, yaitu paket sembako, hygiene kit, dan baby kit. Untuk detail dari ketiga paket itu ada minyak sayur, gula, kopi, mie instan, terigu, susu, sarden, kebutuhan mandi, pembalut, roti, pempers, hingga air kemasan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir turut mendampingi tim LMI untuk melihat kondisi terkini. Ia menjelaskan kronologi bencana yang dipicu hujan intensitas tinggi sejak 19 November. Puncaknya terjadi pada Kamis (27/11) di mana longsor dan banjir bandang menerjang Jembatan Kembar Silaing dan permukiman warga.

“Lokasi terdampak di Kota Padang Panjang ada dua, yakni Kecamatan Padang Panjang Barat dan Kecamatan Padang Panjang Timur. Korban jiwa tercatat 35 orang meninggal, 197 orang mengungsi, dan 33 korban belum ditemukan. Selain itu, jumlah rumah rusak tercatat 18 unit rusak berat, 16 unit rusak sedang, 196 rusak ringan, dan 23 rumah hanyut. Akses jalan menuju Padang dan Bukittinggi putus total. Terakhir, akses jalan di Kelurahan Koto Katiak juga putus total akibat tertutup material longsor,” sebut lelaki yang akrab disapa Buya Maigus itu.

“Tim gabungan terus melakukan evakuasi dan pencarian korban. Selain itu, pemenuhan kebutuhan pengungsi, pangan, dan sandang terus disuplai. Meskipun menghadapi kendala di lapangan mulai dari medan evakuasi yang berat, debit air sungai yang masih tinggi, hingga hujan yang masih mengguyur, kami terus berupaya mencari jalan keluar agar evakuasi dapat terus dilakukan,” jelasnya.

Operasi kemanusiaan ini merupakan bagian dari respons serentak Laznas LMI di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang dimulai sejak 2 Desember dan masih berlanjut hingga Status Tanggap Darurat Bencana berakhir.

Di saat yang sama, LMI juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut membantu pemulihan saudara-saudara kita di Sumatera melalui donasi di Infak.in. Setiap dukungan sangat berarti untuk meringankan beban para penyintas.(Rilis LMI)