BeritaBERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Lowongan Outsourcing Perumda Tirta Musi Tanpa Libatkan Direksi, Menyalahi Aturan!

×

Lowongan Outsourcing Perumda Tirta Musi Tanpa Libatkan Direksi, Menyalahi Aturan!

Sebarkan artikel ini
oplus_2

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Proses perekrutan tenaga kerja outsourcing yang mengatasnamakan Perumda Tirta Musi Palembang menjadi sorotan. Pasalnya, Direktur Operasional (Dir Ops) Perumda Tirta Musi, Rahmad, mengaku tidak dilibatkan maupun mengetahui proses perekrutan tersebut.

Rahmad, yang juga merupakan mantan Kepala Koperasi Tirta Musi, menyampaikan hal itu saat ditemui di Jalan Angkatan 45, Palembang, Jumat (21/8/2026).

Sorotan tersebut muncul setelah beredar pengumuman yang menyebut tallagrup.com sebagai mitra PERUMDA TIRTA MUSI PALEMBANG. Dalam pengumuman itu disebutkan, pihak tersebut menerima informasi bahwa seseorang telah mengajukan lamaran kerja pada perusahaan tersebut.

Calon pelamar kemudian diminta mengisi formulir calon pegawai outsourcing Perumda Tirta Musi untuk mengikuti sesi wawancara.

Dalam pengumuman tersebut, wawancara dijadwalkan pada Kamis, 20 Agustus 2026, dengan dua sesi, yakni pukul 09.00-11.30 WIB dan 13.00-15.30 WIB.

Lokasi wawancara disebut berada di Kantor Pusat Perumda Tirta Musi, Bagian SDM, Jalan Rambutan Ujung No. 1, 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Pengumuman tersebut juga mencantumkan nomor kontak untuk pengiriman formulir melalui WhatsApp. Calon pelamar diminta mengirimkan formulir dalam bentuk PDF serta membawa dokumen asli ketika wawancara.

Selain itu, pelamar diminta melampirkan pasfoto berlatar biru dan fotokopi KTP. Dalam pengumuman tersebut juga disebutkan bahwa jadwal, waktu dan sesi wawancara akan diinformasikan setelah formulir diterima.

Namun, keberadaan pengumuman tersebut dipertanyakan Rahmad. Ia menegaskan bahwa dirinya sebagai Direktur Operasional Perumda Tirta Musi tidak pernah dilibatkan dalam proses perekrutan tersebut.

“Harusnya semua pihak dilibatkan, ada rapatnya dan diketahui tiap direktur, bukan hanya direktur utama saja,” ujar Rahmad.

Menurutnya, proses pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di lingkungan perusahaan semestinya diawali dengan kajian mengenai kebutuhan tenaga kerja. Kajian tersebut diperlukan untuk menentukan jenis tenaga kerja, kompetensi serta bidang pekerjaan yang memang dibutuhkan perusahaan.

Rahmad mengatakan, dalam proses tertentu, kajian kebutuhan tersebut bahkan dapat melibatkan pihak perguruan tinggi atau lembaga teknis, termasuk Balittek Unsri maupun Universitas Indonesia (UI).

“Biasanya ada kajian terlebih dahulu untuk menentukan tenaga kerja apa yang dibutuhkan oleh instansi terkait,” katanya.

Telusuri Link Lowongan

Rahmad kemudian mengaku melakukan penelusuran terhadap informasi perekrutan tersebut. Dari tautan yang tercantum dalam informasi lowongan, ia menyebut perusahaan yang menaungi proses perekrutan tersebut bergerak di bidang jasa konstruksi.

Hal tersebut menurutnya menjadi pertanyaan tersendiri karena dirinya tidak mengetahui adanya pembahasan mengenai kebutuhan tenaga kerja tersebut di tingkat jajaran direksi.

“Sebelumnya sempat saya telusuri, ternyata setelah diklik link yang ada di pengumuman perekrutan tersebut, perusahaan yang menaungi perekrutan tenaga kerja tersebut membidangi jasa konstruksi, bukan perusahaan yang menyalurkan khusus tenaga kerja,” ungkapnya.

Rahmad menilai, apabila perekrutan tersebut memang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Perumda Tirta Musi, seharusnya terlebih dahulu terdapat pembahasan internal mengenai kebutuhan tenaga kerja tersebut.

Ia menegaskan, persoalan yang dipertanyakannya bukan semata-mata mengenai keberadaan tenaga outsourcing, melainkan mekanisme dan proses sebelum perekrutan dilakukan.

Menurutnya, transparansi internal penting agar seluruh jajaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan mengetahui kebutuhan tenaga kerja dan dasar dilakukannya perekrutan.

Dir Ops dan Dir Teknik Disebut Tak Dilibatkan

Rahmad bahkan secara tegas menyatakan menolak proses perekrutan tersebut karena mengaku tidak mengetahui dan tidak pernah dilibatkan dalam prosesnya.

“Dengan tegas saya katakan, terkait perekrutan ini kami menolak dan memang kami tidak mengetahui dan tidak dilibatkan sama sekali. Seharusnya perusahaan ini mekanismenya harus melalui rapat dan diketahui oleh para direksi. Bahkan kami tidak mengetahui berapa banyak tenaga outsourcing yang direkrut. Kami tegaskan kalau secara prosedural ini menyalahi aturan,” tegas Rahmad.

Ia menambahkan, dirinya sebagai Direktur Operasional juga tidak mengetahui persoalan tersebut sebelumnya. Bahkan, menurut Rahmat, Direktur Teknik juga tidak dilibatkan dalam proses perekrutan tenaga outsourcing yang kini menjadi sorotan.

Rahmad menjelaskan, dalam struktur Perumda Tirta Musi terdapat empat direktur, yakni Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Teknik dan Direktur Umum.

“Di struktur Perumda Tirta Musi ini ada empat direktur, yaitu Direktur Utama (Dirut), Direktur Operasional (Dir Ops), Direktur Teknik dan Direktur Umum. Sedangkan dalam perkara perekrutan tenaga outsourcing ini, Direktur Operasional dan Direktur Teknik tidak dilibatkan sama sekali,” tegasnya.

Menurut Rahmad, keterlibatan seluruh direksi menjadi penting karena proses perekrutan tenaga kerja berkaitan dengan kebutuhan perusahaan dan anggaran.

“Seharusnya ini nanti berkaitan dengan anggaran. Seharusnya mekanisme yang benar harus melibatkan semua direktur,” lanjutnya.

Di sisi lain, pengumuman yang beredar secara jelas menyebut tallagrup.com sebagai mitra Perumda Tirta Musi dan mengarahkan calon pelamar mengikuti wawancara di Bagian SDM Perumda Tirta Musi.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan dari pihak manajemen Perumda Tirta Musi mengenai apakah proses perekrutan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan resmi perusahaan, bagaimana mekanisme penunjukan mitra outsourcing, berapa jumlah tenaga yang dibutuhkan, serta apakah seluruh jajaran direksi telah mengetahui dan menyetujui proses tersebut.

Konfirmasi dari pihak Perumda Tirta Musi maupun tallagrup.com diperlukan untuk menjelaskan status pengumuman tersebut, hubungan kerja sama yang disebut dalam pengumuman, serta memastikan mekanisme perekrutan tenaga outsourcing yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan internal perusahaan.

Pemberitaan ini masih terbuka terhadap klarifikasi dan hak jawab dari pihak Perumda Tirta Musi maupun tallagrup.com.