BERITA TERKINI

Madu Kelulut Berkhasiat Tinggi, Budidaya Inovatif di TNBK DS PTN Wilayah III Padua Mendalam Kapuas Hulu

×

Madu Kelulut Berkhasiat Tinggi, Budidaya Inovatif di TNBK DS PTN Wilayah III Padua Mendalam Kapuas Hulu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Di PTN Wilayah III Padua Mendalam, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS), sebuah demplot percontohan budidaya lebah tanpa sengat telah ditempatkan di Desa Tanjung Karang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Di lokasi yang masih terjaga keberadaan hutannya ini, menjadi tempat yang ideal untuk budidaya lebah kelulut karena ketersediaan pakan kelulut yang beragam.

“Hanya butuh sekitar 25 menit perjalanan dari Putussibau,” kata Hery Gunawan, Kepala Seksi PTN Wilayah III Padua Mendalam kepada wartawan pada Sabtu (9/12).

Hery menjelaskan bahwa budidaya lebah kelulut dilakukan dengan memanfaatkan halaman kantor sebagai pagar hidup serta sebagai contoh bagi masyarakat sekitar Taman Nasional Betung Kerihun.

“Saat ini, ada sekitar 30 stup budidaya kelulut dari sebelumnya hanya 10 stup. Kami budidayakan jenis trigona itama, yang oleh masyarakat lokal dikenal sebagai ‘beruang’. Proses pemanenan madu kelulut dilakukan tiap 3 bulan atau saat musim bunga mekar,” ungkap Hery.

Menurut Hery, rasa madu kelulut sedikit berbeda dengan madu APDS Danau Sentarum yang lebih manis.

“Madu ini memiliki rasa unik, manis dengan sentuhan asam,” katanya.

Hery menambahkan bahwa madu kelulut mengandung berbagai nutrisi seperti Hidroksimetilfurfural (HMF), Aktivasi Enzim Diastase, Keasaman, Sukrosa, Gula Produksi, dan Kadar Air.

“Manfaatnya luar biasa bagi tubuh, meningkatkan imunitas, membantu diabetes, mengurangi nafsu makan, mencegah kanker, dan meningkatkan stamina serta vitalitas,” tambahnya.

Untuk memesan, Hery mengatakan dapat dilakukan melalui online shop (Shopee, Tokopedia) atau dengan datang langsung ke demplot di Kantor Seksi PTN Wilayah III Padua Mendalam untuk berbagi informasi tentang budidaya lebah tanpa sengat.

“Madu ini dikemas dalam botol kaca atau plastik 250 ml/300 gram dan memiliki izin PIRT, sertifikasi halal, serta Sertifikat branding produk Cagar Biosfer dari UNESCO World Biosphere Reserve,” jelasnya.