MATTANEWS.CO, CIAMIS – Moderasi Beragama Mahasiswa Galuh Indonesia (MASAGI) menggelar diskusi publik bertema “Pemuda Tersesat? Merdeka dari Ekstremisme dan Intoleransi, Membangun Generasi Muda Berkarakter melalui Moderasi Beragama,” Sabtu (22/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan generasi muda, untuk berdiskusi mengenai pentingnya membangun karakter, memperkuat sikap toleransi, serta mencegah berkembangnya paham ekstremisme dan intoleransi di kalangan anak muda.
Ketua Pelaksana kegiatan, Romi Aji Muharam, mengatakan diskusi publik tersebut diharapkan dapat menjadi wadah edukasi sekaligus refleksi bagi generasi muda dalam menyikapi berbagai perbedaan yang ada di tengah masyarakat.
“Generasi muda harus mampu memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh atau bermusuhan. Justru melalui moderasi beragama, kita dapat belajar menghargai perbedaan dan membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Romi.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membuat generasi muda semakin mudah mendapatkan berbagai informasi dan pandangan. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang mengarah pada ekstremisme maupun intoleransi.
“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Karena itu, kami ingin mendorong generasi muda agar tidak mudah terseret oleh informasi atau pemahaman yang dapat memecah belah persatuan,” katanya.
Romi menambahkan, moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan seseorang terhadap agamanya, melainkan bagaimana setiap individu mampu menjalankan keyakinannya dengan tetap menghormati orang lain yang memiliki perbedaan.
Diskusi publik MASAGI diharapkan dapat melahirkan pemikiran serta gagasan baru dari kalangan mahasiswa untuk memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sebagai diskusi saja. Nilai-nilai moderasi beragama dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” pungkas Romi.














