BERITA TERKINIHEADLINE

Masyarakat Kenten Laut Seberang Ancam Demo dan Pindah ke Palembang Jika Akses Jalan Tidak Segera Dibangun

×

Masyarakat Kenten Laut Seberang Ancam Demo dan Pindah ke Palembang Jika Akses Jalan Tidak Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Warga Desa Kenten Laut Seberang yang berada diwilayah Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, keluhkan Jalan yang tidak kunjung dibangun, padahal jalan tersebut merupakan akses satu-satunya untuk menuju ke Kenten Laut yang dihubungkan oleh jembatan, warga menjerit dan akan melakukan aksi demo jika pihak Pemerintah tidak mengakomodir harapan mereka, Rabu (26/07/2023)

Saat diwawancarai melalui Kepala Dusun (Kadus) Desa Kenten Laut Ruslan mengatakan, bahwa jalan Desa Kenten Laut Seberang, sudah lama belum mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemkab) Banyuasin.

“Jalan ini biasa dilewati anak-anak untuk menuju ke Sekolah SMPN 3 setiap harinya, kasihan anak-anak, kalau hari hujan, jalannya Becek (berlumpur), dan lengket,” terangnya.

Ruslan juga menjelaskan, terakhir jalan ini tersentuh pengerasan pada tahun 2013 yang lalu.

“Sudah 10 tahun artinya, sampai hari ini belum ada perhatian, karena ini jalan lintas umum, kalau hari hujan, kendaraan masyarakat Kenten Seberang susah masuk,” terangnya.

Bahkan jika aspirasi masyarakat tidak dipenuhi, maka warga akan melakukan aksi demo.

“Kalau harapan kami tidak terpenuhi juga dan tidak ada tindaklanjut maka warga akan melakukan aksi demo, masyarakat merasa lelah karena selama bertahun-tahun daerah disini tidak tersentuh Pembangunan sama sekali,” tegas Ruslan.

Sementara itu Sapran yang merupakan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Kenten Laut, Kecamatan Banyuasin mengatakan, kondisi jalan Desanya sudah lama rusak dan kalau hujan jalannya becek, licin dan lengket, kasihan anak-anak yang ingin pergi maupun pulang sekolah.

“Kami sangat berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Provinsi Sumsel, supaya jalan ini segera dibangun secepatnya, saat kering jalan ini sangat berdebu dan mengganggu kesehatan dan pernapasan,” terangnya.

Sapran juga menyampaikan keluhan warga, bahwa warga disini merasa ingin lari saja dan pindah ke kota Palembang, kalau dibiarkan saja oleh Pemkab Banyuasin.

“Kami sempat mendapatkan janji- janji dari Caleg dan Legislatif namun hingga saat ini tidak ada yang terealisasi, tadinya warga berharap janji mereka jadi kenyataan, tapi sampai hari ini tidak ada perubahan, masyarakat sepakat akan melakukan aksi demo, apabila pemerintah tidak segera turun tangan, hambatannya itu masalah dana dan alasannya Pemkab tidak ada alokasi anggaran,” ucapnya.

Sedangkan Marlina salah satu Warga sekitar mengatakan, kami merasa sangat miris dengan kondisi jalan umum yang dilaluinya hampir setiap hari itu.

“Aktivitas warga terganggu, kalau hari hujan, saat mau anter anak ke Sekolah ataupun warga yang mau beraktivitas merasa kesulitan karena jalan licin, kalau tidak kunjung dibangun juga, kami mau pindah saja dari Banyuasin, Bupati Askolani pernah kesini dan tahu keadaannya, kami sangat berharap perhatian pemerintah,” tegas Marlina mewakili suara masyarakat Kenten Laut Seberang.