Reporter : Mateus Tekege
DEIYAI, Mattanews.co – Mateus A. Tekege menyerahkan sebidang tanah berukuran 140 meter x 65 meter kepada Kombas Santo Petrus Totamoye Kagaitadi, Stasi Yinudoba Paroki Diyai untuk pembangunan Gereja Kapela, di Kagaitadi, Deiyai, Papua, Sabtu (11/04/2020)
Penyerahan lokasi milik Mateus A. Tekege tanpa minta imbalan kepada Kombas Santo Petrus Totamoye Kagaitadi, Stasi Yinudoba paroki Diyai untuk pembangunan Gereja Kapela, Sabtu (11/04) di Kagaitadi, Deiyai.
Dikatakan Mateus A. Tekege penyerahan sebidang tanah miliknya itu, dilakukan dengan ikhlas tanpa meminta imbalan apapun.
“Segala- galanya yang ada di bumi maupun yang di surga adalah ciptaan-NYA sehingga kita harus memberikan dan mempersembahkan kepada yang punya segala-galanya,” kata Tekege sebelum dimintai menandatangi sertifikat pelepasan tanah oleh dewan paroki Segala Orang Kudus Diyai.
Sementara itu, Ketua Paroki Diyai, Maikel Edowai, S.Pd yang juga adalah kepala sekolah SMK Waghete, mengatakan bahwa dimana ada sekolah YPPK pasti disitu ada Desa dan Gereja Katholik, karena sekolah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katholik dan Gereja Katholik dan balai desa adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan.
“Sehingga mesti lakukan pelepasan tanah itu harus bersampingan dan atau kedekatan dengan gereja, sekolah, desa yang sudah ada sebelumnya,” ungkap Maikel Edowai.
“Kami pihak dewan Paroki dan seluruh umat Katholik se Paroki Diyai mengucapkan terima kasih yang paling dalam kepada saudara Mateus A. Tekege, yang mana telah melepaskan tanah disamping SD YPPK Yinudoba dengan berukuran tanah yang begitu besar, namun kita maklumi saja karena itu Tekege lakukan suatu persembahan yang luar biasa untuk diri sendiri kepada Tuhan Allah,” lanjutnya.
Ketua Kombas Kagaitadi Patrei Bobii, mengatakan kepada wartawan media ini bahwa kini umat Kombas St. Petrus Totamoye Kagaitadi tengah persiapan untuk membangun Hereja Kapela.
“Paling bulan ini akan lakukan peletakan batu pertama yang akan dipimpin langsung oleh pastor paroki Diyai Damianus Adii Pr,” jelasnya.
Editor : Fly














